Cinta lingkungan dengan memanfaatkan barang barang bekas akhir akhir ini sudah menjadi budaya. Hal ini tentu amat menggembirakan karena kita secara tidak langsung sudah ambil bagian dalam mencintai bumi demi kelangsungan hidup bersama . Apalagi kita sebagai umat beriman yang percaya dan mengagumi karya agung ciptaan Tuhan tentu berkewajiban ikut merawat dan menjaga.
Demikian halnya dengan apa yang dilakukan oleh Panitia Natal 2017 dari Wilayah Ignatius Loyola dan Wilayah Monika yang biasa disebut Lomo. Dengan memanfaatkan bekas celengan plastik jadilah pohon Natal yang bagus dan indah.

Gerakan moral `GESER` dimulai dari celengan ini.
Pertanyaan mungkin muncul dalam benak anda dari mana diperoleh bekas celengan sebanyak itu ? Itulah daya kreatif awal yang muncul untuk mengatasi permasalahan pendanaan Lomo meluncurkan program GESER. Yaitu Gerakan Seribu Rupiah dimana setiap keluarga disiapkan sebuah celengan untuk diisi setiap hari dengan memanfaatkan uang receh . Satu keping uang receh tentu tidak ada arti dan manfaatnya tetapi jika dikumpulkan setiap hari tentu menjadi banyak dan sangat bermanfaat.

Partisipasi seluruh umat terwujud dalam pelaksanaan Misa Natal 2017 yang lalu.
Jadi GESER adalah gerakan moral umat Katolik Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet untuk menggalang dana dengan spirit dari umat untuk umat serta dilakukan secara sukarela iklas serta sukacita. Dengan tujuan untuk membiayai kegiatan kegiatan Paroki seperti perayaan Natal dan Paskah secara mandiri . (Warta Bernadet Edisi 6)

Terangnya pohon natal ini dimulai dari partisipasi seluruh umat Gereja Santa Bernadet.
Tahap pertama celengan GESER dibagikan ke umat awal bulan September 2017 dan dikumpulkan kembali pada akhir November 2017. Setelah celengan dibuka isinya dihitung dan terkumpulah bekas celengan plastik . Itulah bahan pohon Natal yang berdiri menjulang di Taman Doa Pinang dimasa Natal 2018.
Selamat Natal dan Tahun Baru 2018 , sampai jumpa di progaram GESER berikutnya .......
Teks & Foto : Bambang Gunadi (Komsos Sanberna)