WILAYAH ISIDORUS, PANITIA KRISMA 2017

13 November 2017
  • Bagikan ke:
WILAYAH ISIDORUS, PANITIA KRISMA 2017

Wilayah Isidorus ditunjuk menjadi panitia penerimaan Sakramen Krisma tahun 2017 ini. Diketuai oleh Petrus Silalahi dan dibantu total 36 orang panitia, seluruh proses penerimaan Sakramen Krisma dapat berjalan dengan lancar.

Pertemuan perdana seluruh calon Krisma 2017 dilaksanakan pada hari Minggu, 06 Agustus 2017 di Gereja Pinang. Minggu berikutnya, proses pembelajaran pun dimulai di 3 tempat; di SMPK Sang Timur setiap hari Sabtu (khusus murid SMP Sang Timur), di Sekolah St. Angelina (umum dan persink) dan Sekolah Abdi Siswa (khusus murid SMP Abdi Siswa) setiap hari Minggu. Setelah 8 kali pertemuan dengan tema yang berbeda-beda, para calon Krisma juga dibekali dengan rekoleksi sebagai persiapan batin pada hari Minggu (08/10/2017).

 Seperti Krisma-Krisma sebelumnya, tak lengkap rasanya menerima Sakramen Krisma tanpa menerima Sakramen Tobat terlebih dahulu. Seluruh calon Krisma diwajibkan mengikuti Pengakuan Dosa di Balai Pertemuan Metro pada 15/10/2017, khusus calon Krisma dari SMP Sang Timur dilaksanakan pada hari Sabtu (21/10/2017).

 Demi kelancaran dan mempersiapkan penerimaan Sakramen Krisma, para calon Krisma diundang untuk mengikuti gladi bersih pada hari Minggu (22/10/2017) di Gereja Pinang. Gladi bersih tidak hanya untuk calon Krisma, tetapi juga untuk seluruh panitia agar pembagian tugasnya menjadi jelas.

 Panitia melakukan persiapan akhir pada h-1 hari pelaksanaan. Panitia dengan seksama menempel nomor urut calon Krisma 2017 di kursi-kursi yang akan ditempati oleh calon Krisma.

 Hari Minggu (29/10/2017) usai misa ke-1 di Gereja Pinang selesai, seluruh panitia segera bersiap untuk menyiapkan misa penerimaan Sakramen Krisma, salah duanya adalah memasang karpet merah dan memasang meja registrasi.

 Tak berapa lama, Vikjen KAJ, RD Samuel Pangestu yang akan memberikan Sakramen Krisma pun tiba di Gereja Pinang. Ia menyapa dengan hangat seluruh umat yang dijumpainya. Ia pun diajak berbincang dengan Pastor Paroki Ciledug--Romo Lamma, ketua panitia, beberapa perwakilan.

 Total penerima Sakramen Krisma 2017 adalah sebanyak 195 orang; 63 orang berasal dari SMP Sang Timur, 23 orang dari SMP Abdi Siswa, 68 orang dari SMP Umum, 13 orang dari Persink, dan 28 orang dewasa (umum). Namun saat mendekati hari-H, 2 orang memutuskan untuk mundur dengan alasan ada ujian.

 Setelah menerima Sakramen Krisma oleh Vikjen KAJ, P. Samuel Pangestu Pr., para calon Krisma juga diberikan sertifikat atas penerimaan Sakramen Krisma tersebut.

 Petrus Silalahi selaku Ketua Panitia Krisma 2017 mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yesus yang senantiasa menyertai seluruh kegiatan Penerimaan Krisma tahun 2017 ini, baik kepanitiaan maupun seluruh peserta. Semua dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada kendala yang berarti. “Terima kasih kepada seluruh panitia dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga pelaksanaan Penerimaan Krisma 2017 ini dapat terselenggara dengan baik. Juga kepada seluruh peserta Penerima Krisma 2017 yang begitu antusias mengikuti kegiatan penerimaan Krisma. Tahun 2017 ini merupakan tahun dengan jumlah peserta Penerimaan Krisma terbanyak.” Petrus juga mengaku sangat bersyukur karena selalu dibimbing oleh beberapa pihak yang terlibat, serta kekompakkan, antusias, dan kerjasama panitia dari wilayah Isidorus; seluruh seksi dapat melakukan tugasnya dengan baik dan tuntas. “Suka citaku penuh ketika bekerja di kebun anggur Tuhan ini!”

 “Selamat kepada seluruh peserta Penerima Sakramen Krisma 2017, semoga dapat menjadi berkat bagi sesama, menjadi pelita bagi seluruh lapisan masyarakat sekitar, karena itulah inti hadirnya Gereja. Dan semoga penerima Sakramen Krisma selalu setia dalam pelayanan kepada Tuhan,” tutup Petrus. (Livita Wahab)

Foto: Livita Wahab, Text: Bambang Gunadi

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna