BEP Sanberna Mendapat Penyegaran Pengetahuan dari Pelatih Senior

8 November 2025
  • Bagikan ke:
BEP Sanberna Mendapat Penyegaran Pengetahuan dari Pelatih Senior

Foto bareng peserta BEP Sanberna, Jumat, 7 November 2025.

Komunitas Olah Nafas Olah Gerak (ON-OG) Bio Energy Power (BEP) Sanberna mendapat penyegaran pengetahuan dari pelatih senior sekaligus koordinator BEP Gereja Mateus Penginjil Paroki Bintaro, Pak Hendrato, dalam latihan bersama (latber) hari Jumat, 7 November 2025, di Balai Bernadet.

Latber tersebut dihadiri oleh 45 peserta, terdiri dari anggota BEP Sanberna, para pelatih senior dari BEP Gereja Mateus Bintaro dan Gereja Nikodemus Ciputat.

peragaaanPAKAI_1

Pak Markus (kiri) memeragakan penjelasan Pak Hendrato (tengah).

Pak Hendrato aktif di Komunitas BEP Indonesia (KBI) yang beranggotakan para pegiat BEP dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan kebugaran melalui ON-OG. KBI juga merupakan anggota Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), sebuah organisasi nirlaba yang bercita-cita mencapai hidup sehat tanpa alat dan tanpa obat.

Pak Hendrato mengakui, apa yang disampaikannya umumnya merupakan hasil upgrade dari KBI, baik itu penyeragaman gerak maupun versi pembaruan gerakan, yang bertujuan untuk menghimpun energi secara lebih efektif dalam tubuh agar lebih bermanfaat untuk kesehatan.

mejeng barengPAKAI_1

Mejeng bareng Pak Hendrato.

Masukan yang diberikan merupakan evaluasi atas kesalahan gerakan-gerakan tangan yang umumnya terjadi, seperti ketika menggesek perut, menggesek puting, membuat lingkaran besar dengan kedua tangan, meletakkan pertemuan ujung-ujung jari di atas kepala dan bukan di depan dahi, dst.

Dalam tanya jawab, Pak Hendrato antara lain menjelaskan tentang relaksasi setelah selesai 5 putaran gerak, durasi dalam menahan nafas yang makin lama makin baik, serta tidak mengenakan topi waktu latber agar energi lebih lancar tersalur ke dalam tubuh melalui cakra mahkota. ”Topi bisa menghambat masuknya energi lewat kepala,” katanya.

konsumsiPAKAI_1

Ibu-ibu yang setia menyiapkan konsumsi dan absensi.

Meskipun masukan-masukan itu sederhana dengan ”hanya” memberi contoh gerakan-gerakan tangan yang seharusnya dilakukan, di sana-sini Pak Hendrato menyelipkan pengetahuan yang mendasarinya, yaitu perpaduan antara pengetahuan spiritual dunia Timur dan pengetahuan medis dunia Barat. Maka kadang terlontar istilah-istilah seperti yin-yang, cakra, dan ilmu kedokteran.

Soto Piring Mbah Sastro Khas Solo Jl Boulevard Graharaya_1

Sebagian BEPers mengajak Pak Hendrato kulineran di Soto Piring Mbah Sastro di Jl Boulevard Graharaya usai latber. 

Bio Energy Power (BEP) terdiri dari tiga gerakan inti yang, menurut sejarahnya, ditemukan oleh Harry Jauhari Angga tahun 1996 setelah dia mempelajari berbagai olah gerak dan olah nafas sebelum mengkombinasikannya menjadi gerakan-gerakan sederhana BEP yang bisa dilakukan semua orang. Kini BEP sudah berkembang luas secara nasional.

Pak Hendrato memandu sekaligus memberi contoh gerakan inti BEP.


Teks/Foto/Video: BEPers Sanberna

Artikel ini bisa dilihat di Google dengan mengetik kata kunci Gereja Santa Bernadet dan klik Santa Bernadet.

Tags
BEP
Pinang

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna