Peserta Stand Up Comedy 17-an, juri, dan pemandu acara.
Priiiiiiit. Suara peluit memecah derai tawa yang Sabtu (10/7) siang itu serasa tidak berhenti bergaung di Aula Bawah Gereja Pinang, saat Lomba Stand Up Comedy digelar. Itu adalah tiupan Cicilia Ngadiyah, peserta yang maju nomer 6. Menyusul suara peluit yang ditiupnya, Cicil yang berusia 68 tahun ini memeragakan lomba makan kerupuk. Gayanya spontan dan total, sehingga gerak gerik wanita yang luwes ini tetap mengundang derai tawa penonton.

Aksi panggung peserta Cicilia Ngadiyah dari Wil. Loyola.
”Selain lomba makan kerupuk, ada lomba menangkap anak ayam... Priiiiit...” kembali tiupan peluit Cicil membahana, dan gegas pula ia berlagak menangkapi anak ayam. Penonton kembali terbahak menyaksikan aksi Cicil itu.
Lomba Stand Up Comedy ini merupakan satu dari rangkaian lomba memperingati HUT ke 79 Republik Indonesia. Tema Stand Up Comedy adalah seputar HUT RI, dan penampilan peserta dinilai oleh tiga juri, yakni Kristoforus Aristo Pratama Hariono, Rusli Usman, dan Maria Immaculata Prapti Utami. Sedangkan rangkaian acara dipandu oleh Endang Widiyanto dan Totok Godean (Hari Kristanto).

Riana, peserta dadakan dari Wil. Paulus.
Lomba ini dibuka untuk umum, dan hingga pelaksanaan terdata 7 nama yag mendaftar. Namun, sampai sesaat lomba akan digelar, hanya 4 peserta yang melakukan registrasi ulang. Maka, selain mengundi nomor peserta yang akan tampil, nomor yang tersisa lantas ditawarkan kepada para penonton. Lomba ini baru pertama kali diselenggarakan di Gereja Bernadet, dan para komika dadakan berhasil memancing tawa penonton.

Bercham, peserta dadakan juga.
Meski baru sekali digelar, menurut Aris, persiapan acaranya cukup bagus. ”Hanya saja, kurang banget promosi stand up comedy ini, sehingga banyak umat yang belum tahu,” kata dia. Ia juga mengatakan beberapa penampil kurang ekspresi di panggung. Namun, ada juga peserta dadakan yang malah berhasil memikat juri dan membuat penonton terpingkal-pingkal.

Cicilia Ngadiyah Sang Juara I dan juri Usman Rusli.
Riana, salah satu peserta dadakan yang berhasil menggaet juara II, mengatakan awalnya ia tertekan karena tiba-tiba harus tampil di depan. Pasalnya, saat diminta mengambil nomor dari dalam gelas, Riana menyangka itu adalah nomor doorprize. ”Saya khawatir, karena kan enggak ada persiapan,” tutur warga Wilayah Paulus ini.

Riana, Juara II, dan juri Aristo Pratama.
Berkat kreativitasnya, Riana mengubah kekhawatiran itu menjadi bahan untuk manggung. Alhasil, para penonton dan juri pun tertawa menikmati aksinya. ”Saya senang dan bersyukur ketika bisa membuat orang suka cita,” ujar Riana yang sehari-hari berprofesi sebagai guru tersebut.

Bercham, Juara III, dan Juri Prapti Utami.
Dalam lomba seperti ini, menurut Aris, baiknya juri diberi kesempatan untuk berkomentar untuk memperkecil jarak antara peserta dan juri. Karena waktu itu tidak ada komentar juri, ”Peserta seperti takut kepada juri,” kata Aris.
Berikut ini 3 peserta peraih Juara Harapan.



Lomba Stand Up Comedy ini dimenangkan oleh Cicilia Ngadiyah sebagai juara I, Riana (Juara II), Bercham (Juara III), lantas Felix, Dimas, dan Susilo sebagai juara harapan.

Juara I (bersila) foto bareng panitia, juri, dan pemandu.
Nah, jika Anda berminat menyaksikan aksi panggung Sisil, juara I Stand Up Comedy Agustusan itu akan tampil pada Sabtu, 17 Agustus 2024 setelah Misa Syukur HUT RI. (Humas Panitia HUT RI/Ika)
Foto-foto: Thomas Uta dan Mira WKRI.