Foto bersama peserta Rapat 3 Bulanan Komunitas Simeon-Hanna Dekenat 1 dan 2 di Aula Gereja Bernadet, Sabtu, 27 April 2024.
“Saya bangga berdiri di sini. Kenapa bangga? Karena grup Simeon-Hanna itu eksis. Tidak mau kalah dengan generasi Z, kalau kumpul mesti foto,” kata Romo Matius Pawai CICM disambut gelak tawa hadirin. “Betul nggak? Kalau masih foto dan fotonya diunggah di media sosial berarti masih eksis,” lanjutnya.

Romo Matius Pawai CICM memberikan sambutan.
Romo Matius menyampaikan kata-kata tersebut ketika mengawali sambutan dalam acara Rapat 3 Bulanan Komunitas Simeon-Hanna Dekenat Tangerang 1 dan 2 di Aula Gereja Santa Bernadet, Sabtu 27 April 2024, mewakili Pastor Paroki Romo Lammarudut Sihombing CICM yang tengah ada agenda lain.

Sertijab Ketua lama SH Dekenat 1 Bp Hermanto Sulai (kanan) kepada ketua baru Ibu Irwina Wiwiek.
Rapat tersebut dihadiri 71 peserta perwakilan paroki-paroki di Dekenat Tangerang 1 dan 2 serta 12 orang undangan, termasuk di antaranya para sesepuh Simeon-Hanna, dengan acara serah terima pengurus lama ke pengurus baru dan berbagai hiburan. Setelah Doa Pembukaan acara dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Lansia.

Sertijab dari Ketua lama SH Dekenat 2 Ibu Nirmaya (kanan) kepada ketua baru Ibu Ignatia Elisabet Anggraini.
“Grup Simeon-Hanna di Paroki ini mengucapkan selamat datang kepada semua. Sebelumnya kalau kami diminta menjadi tuan rumah belum bisa memenuhinya dengan alasan belum ada tempatnya yang layak dan lain-lain, tetapi mulai hari ini, aula ini selalu terbuka untuk kita semua,” kata Romo Matius lagi.

Bp Hermanto Sulai, Ketua lama SH Dekenat 1, memberi sambutan.
“Maka sekarang kami bangga, karena menjadi catatan sejarah bahwa Sabtu 27 April 2024 ini merupakan kesempatan pertama bagi kami menjadi tuan rumah pertemuan Simeon-Hanna Dekenat Tangerang 1 dan 2,” ujar Romo Matius dengan suara lantang disambut tepuk tangan meriah para anggota komunitas lansia paroki-paroki di Dekenat Tangerang itu.

Ibu Ignatia Elisabet Anggraini, Ketua baru SH Dekenat 2, memberi sambutan.
Sebagai tuan rumah, kemudian Romo Matius memperkenalkan fasilitas-fasilitas gereja, diawali dengan menunjukkan lokasi toilet. Ia mempersilakan untuk menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada dan juga jika mau jalan-jalan melihat gereja baru.

Ketua lama dan baru Dekenat 1 dan 2 foto bersama tuan rumah.
Lalu Romo Matius menambahkan, “Ada yang mengatakan, dari KAJ maupun luar KAJ, Gereja Pinang itu Yesus-nya sudah habis fitnes…” Hadirin pun tergelak lagi mendengarnya. Kemudian dijelaskan bahwa gereja dengan patung Yesus yang sangat besar itu dibangun sesudah umat dengan kesabaran selama 33 tahun berjuang.

Perwakilan Simeon-Hanna Dekenat 1.
“Saya senang hari ini bisa bertemu dan berbagi dengan bapak-ibu, semoga bisa saling memberikan semangat. Daripada hanya duduk di rumah tidak ada pekerjaan, lebih baik datang bersama teman-teman untuk berbagi sukacita, memberi kontribusi untuk sukacita bersama yang lain,” kata Romo Matius menyudahi sambutannya.

Perwakilan Simeon-Hanna Dekenat 2.
Sebelumnya Ketua Komunitas Simeon-Hanna Dekenat 1 yang lama Bp Hermanto Sulai dalam sambutannya mengatakan, meskipun banyak yang tidak bisa hadir karena ada acara di parokinya masing-masing, yang penting komunitas langsia bisa bergembira bersama.

Bernyanyi, berjoget, bergembira ria...sehat buat lansia.
“Yang penting komunitas lansia bisa menggembirakan diri, bukan orang lain. Jadi mari kita meluangkan waktu untuk bisa menggembirakan diri sendiri,” ujarnya. Ia pun sempat mengulangi pesan yang pernah disampaikan agar acara-acara di Dekenat lebih diprioritaskan daripada di paroki.

Joget terus... tarik, Pak Joedho...
Pesan senada disampaikan Ketua Komunitas Simeon-Hanna Dekenat 2 yang baru, Ibu Ignatia Elisabet Anggraini, bahwa meskipun sudah banyak kesibukan di paroki masing-masing, pertemuan di tingkat Dekenat agar diutamakan. Untuk Dekenat 2 ia berharap bisa melibatkan lansia di Gereja San Mare dan Gereja Ambrosius.

Dua biduan andalan Simeon-Hanna...
Meskipun seluruh acara didominasi kegiatan-kegiatan hiburan menggembirakan seperti bernyani dan menari, sejumlah kesepakatan dan informasi penting dihasilkan dari Musyawarah para pengurus Dekenat 1 dan 2 di akhir acara.

Menyanyi dan menari bersama... penting.
Beberapa hasil musyawarah itu antara lain adalah pemisahan Simeon-Hanna Dekenat 1 dan 2 dengan kegiatannya masing-masing. Kemudian, sesuai arahan KAJ, kegiatan lansia KAJ sekarang dititikberatkan ke Dekenat. Ada beberapa alasan, seperti kegiatan bisa dilakukan di Dekenat masing-masing, jarak jauh antar Dekenat, serta pertimbangan usia yang semakin bertambah.

Pak Soesilo, Bu Hera, dan Pak Sunten Manurung bergerak ikuti irama lagu.

Para sesepuh: Pak Suroto, Pak Soesilo, dan Pak Sunten Manurung.

Joget terus... tarik Mang....!

Yang penting menggembirakan diri...

MC yang selalu penuh semangat,

Tuan rumah tak mau kalah...
Untuk nonton di HP: Klik SEGITIGA PUTIH lalu klik Youtube.
Untuk mengakses foto-foto lengkap seluruh acara dan bisa diunduh, klik di sini.
Teks:ps/ Foto-foto: Walter Arya/Photo Uploader: Jassen Novaris/Video: Di Antara Kita