Uskup Agung KAJ Ignatius Kardinal Suharyo.
Uskup Agung KAJ Ignatius Kardinal Suharyo menerimakan Sakramen Krisma kepada 175 orang di Gereja Santa Bernadet Pinang, dalam Misa Minggu Adven I, 3 Desember 2023. Videonya bisa dilihat di kanal Youtube Komsos St Bernadet. Dalam kotbahnya disampaikan pesan agar umat ikut bertanggung jawab mewujudkan Kerajaan Allah dengan tindakan-tindakan nyata.
Kepada kita diajarkan doa Yesus, “Datanglah KerajaanMu”. Itu artinya Kerajaan Allah belum datang, belum terwujud dalam hidup kita, bahkan masih jauh. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk mewartakan Kristus agar Kerajaan Allah terwujud, agar Allah menjadi semua di dalam semua, yaitu ketika damai dan sejahtera kita alami.

Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja St Bernadet.
Bapak Uskup mengingatkan kembali bahwa umat se-KAJ tahun ini diajak untuk mendalami semboyan “Semakin Mengasihi, Semakin Peduli, Semakin Bersaksi” agar terwujud “Kesejahteraan Bersama”. Kita didorong, disemangati oleh Roh Kudus untuk mewujudkan kesejahteraan bersama itu.
Salah satu contoh yang menunjukkan bahwa kita belum sejahtera bersama—yaitu ketika ada yang sangat sejahtera tetapi juga ada yang sangat terpinggirkan—adalah masih banyaknya tengkes atau stunting. Tengkes adalah kondisi anak-anak usia balita yang ketika ibunya masih mengandung dan dalam masa penting pertumbuhan si anak kurang makan dan kurang gizi sehingga pertumbuhan fisik dan kecerdasannya terganggu. Jumlahnya seperlima dari anak-anak balita di Indonesia!

Penerima Sakramen Krisma beragam usia.
Sementara di Indonesia ini, menurut sebuah penelitian, ada makanan yang dibuang sebagai sampah selama satu tahun yang kalau dirupiahkan jumlahnya Rp 330 triliun tiap tahun. “Di satu pihak anak-anak kita kekurangan makan, di lain pihak makanan-makanan dibuang seperti itu,” katanya.
Untuk ikut bertanggung jawab merawat kesejahteraan bersama itu, caranya bisa sangat sederhana. “Misalnya mulai sekarang ‘saya tidak akan membuang-buang makanan lagi’. Itu sudah sangat berarti,” ujarnya.
Cara lain adalah menyediakan makanan untuk anak-anak yang tidur di gerobak-gerobak di pinggir-pinggir jalan. “Ada paroki di KAJ ini yang bekerjasama dengan RT/RW untuk menyediakan nasi kucing tiap Rabu siang 400-500 porsi. Siapapun boleh makan gratis. Hampir di semua paroki ada perhatian kepada UMKM, gerakan membeli dari umat,” kata Bapak Uskup memberi contoh lain lagi.

Jumlah penerima Sakramen Krisma 175 orang.
“Macam-macam hal bisa kita lakukan untuk mewujudkan doa yang setiap kali kita lakukan, ‘Datanglah KerajaanMu’. Semoga penerimaan Sakramen Krisma hari ini mendorong kita untuk ikut bertanggung jawab mengusahakan kesejahhteraan bersama, sebagai wujud dari doa ‘Datanglah KerajaanMu’,” pungkasnya.
Laporan sebagai dokumentasi lengkap mengenai penerimaan Sakramen Krisma dengan panitia Wilayah Maria tersebut disusun oleh Ibu Theresia Eka Murti, Ketua Katekese Paroki Pinang. Teks, foto-foto, dan video ada di dalamnya. Silakan lihat di bawah ini atau klik di sini.
ps/Jassen/Foto-foto: Panitia, Screenshot