Peserta Rekoleksi Pembina BIA dan BIR di Canossa.
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” (2 Tim 3:16)
Sie Katekese Sub Seksi BIR BIA Paroki Pinang Santa Bernadet telah melaksanakan Rekoleksi bagi para Pembina BIR dan BIA pada tanggal 10-11 Juni 2023, bertempat di Rumah Retret Cannosa, menginap 1 malam 2 hari.

Ibu Theresia Eka Murti, pemateri.
Kegiatan Rekoleksi ini diikuti 42 peserta yang terdiri dari para pembina aktif yang tersebar di wilayah dan lingkungan Paroki Pinang. Yang mengikuti rekoleksi ini kebanyakan para pembina muda yang ingin menambah ilmu pengetahuan Iman Katolik serta pelayanan dan menjalin keakraban antar pembina pada rekoleksi ini.
Tema yang diambil adalah POV [Point of View]. Tema ini sendiri berangkat dari munculnya keinginan para pembina BIR dan BIA untuk memperdalam materi pengajaran khususnya yang berkaitan dengan Alkitab. Besar harapan kami para pembina untuk bisa melihat isi Kitab Suci sebagai sumber materi dari berbagai sisi agar dapat dikemas menarik untuk dibagikan/ diajarkan kepada anak-anak BIA dan BIR.

Bp Petrus Maryana, pemateri.
Rekoleksi para Pembina BIA dan BIR ini didampingi oleh Ibu Theresia Eka Murti selaku Ketua Katekese Paroki Sanberna dan Bapak Petrus Maryono selaku DPH, Korbid Pewartaan I, dan sekaligus sebagai pembicara pada rekoleksi ini.
Tema yang di bagikan kepada para pembina BIA dan BIR adalah adalah “Mengenal Kitab Suci dan mengembangkan bahan ajar”, yang dibagikan oleh ibu Theresia Eka MurtiI. Bu There—sapaan akrabnya—menjelaskan hubungan Kitab Suci dengan materi/modul pembinaan Iman anak dan remaja, yaitu dengan mengenal terlebih dahulu Kitab Suci, mengetahui prinsip-prinsip penafsiran sehingga bisa mewartakan sabdaNya sesuai dengan situasi zaman sekarang.

Game untuk membangkitkan semangat peserta.
Dalam Kitab 2 Timotius 3:16-17 tertulis, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”
Penjelasan dari Ibu There lanjutnya adalah, dalam mengembangkan bahan ajar, maka ada prinsip yang harus di tekuni, yaitu konteks pelayana adalah “Dunia Anak dan Remaja”. Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan kepolosan, kesederhanaan, dan ketulusan. Bahan apapun yang disiapkan, apapun bentuknya, harus diolah secara kreatif dan disesuaikan dengan situasi dunia mereka.

Suasana gembira peserta mewarnai jalannya acara.
Tema Kedua dibawakan oleh Bapak Petrus Maryana tentang mengolah isi Kitab Suci dalam membuat modul pengajaran.
Diharapkan penjelasan materi oleh para pembicara yang membagikan ilmu dan pengalaman yang dimiliki dalam mendalami dan mengolah materi isi Kitab Suci dari berbagai sudut pandang, dan prinsip utama dalam membuat bahan modul pengajaran Iman BIA dan BIR itu bermanfaat dalam “Pengembangan Bahan ajar BIA dan BIR Melalui Kitab Suci”
Kegiatan-kegiatan acara pendukung juga dikemas secara kekeluargaan dan menarik oleh Kakak-Kakak Pembina BIA dan BIR.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan diisi dengan games menarik yang memiliki makna untuk membangkitkan semangat pengajaran. Sejumlah games juga dapat dilakukan dan menjadi inspirasi pembina dalam pengajaran.

Gaya orang-orang muda Bernadet, Pembina BIA dan BIR.
Para peserta juga diajak untuk berproses dalam dinamika kelompok dalam membuat pengajaran dan saling berbagi pandangan dan kreativitas. Dalam proses ini juga, kita dapat melihat potensi bibit muda baru yang dapat membawakan materi melalui praktik simulasi pembuatan modul BIA dan BIR serta mempraktikkannya di hadapan seluruh peserta dan pembimbing.
Pada hari Minggu pagi hari , seluruh peserta mengikuti misa bersama di Gereja St Matius. Lokasi yang terbilang dekat membuat kami dapat berjalan kaki menuju gereja sembari meregangkan anggota tubuh untuk mempersiapkan kegiatan kelompok besar selanjutnya.
Ucapan syukur kepada Tuhan karena semua rangakaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik. Adapun hal-hal yang dapat diperbaiki dan ditingkatkan untuk lebih dapat memfasilitasi kebutuhan pengajaran para pembina. Oleh karena itu, besar harapan kami untuk dapat melakukan kegiatan serupa dengan konsep dan materi yang lebih menarik, sehingga kami dapat memberikan pembinaan Iman kepada anak-anak BIA dan Remaja dengan baik.
Salam
Bernadetta Meidy/Koordinator Sub bidang BIR/Foto-foto: Sie Katekese