Romo Matius memimpin misa penutupan rekoleksi Persink
Perayaan Paskah dan rekoleksi siswa/i Persink (Persaudaraan Siswa-siswi Negeri Katolik) Paroki Pinang Gereja Santa Bernadet telah terlaksana berkat kerja sama rekan-rekan guru Persink, Ketua Sie Katekese dan Romo Pendamping Katekese, pada hari Minggu, 30 April 2023, jam 09.30-12.30, di Balai Metro Permata.

Peserta mendengarkan paparan Pak Johanes Pramono.
Peserta kegiatan tersebut adalah para pengajar Persink Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 11, 12 serta siswa/i Sekolah Persink dari kelas 1 s.d 12, dengan total kehadiran 56 orang.
Tujuan kegiatan ini adalah agar siswa/i Sekolah Persink Paroki Pinang mampu menemukan kembali makna Paskah yang sesungguhnya, yaitu Yesus yang telah wafat bagi dosa-dosa manusia di kayu salib dan penderitaan yang Dia alami untuk meyelamatkan manusia.
Sepatutnyalah umat beriman membalas semua pengorbanan Tuhan dengan memuliakan nama-Nya dan membuat semua orang turut memuliakan nama-Nya dengan cara menjadi garam dan terang bagi sesama.

Terima kasih untuk Pak Johanes Pramono, pemateri.
Tema Rekoleksi adalah “Partisipasi Mewujudkan Kesejahteraan Bersama”, artinya mampu menjadi garam dan terang serta mampu memberi dampak positif dan memberikan kontribusi bagi lingkungan belajar di sekolah dan Gereja.
Kegiatan ini dibuka dengan bernyanyi dan ice breaking yang dipandu oleh sie acara, Bu Angela dan Bu Hartinah, dan dilanjutkan dengan doa pembuka oleh Ibu Kuntri.
_1.jpg?1684120023523)
Peserta Perayaan Paskah dan Rekoleksi Persink.
Pembawa materi sesi pertama adalah Bp Johanes Roso Pramono, katekis Paroki Pinang. Dengan tema “Persahabatan Sejati membawa Kesejahteraan Bersama”, melalui permainan (games) yang disebut Metamorfosis, siswa/i diajak untuk memahami apa arti persahabatan sejati.
.jpg?1684119394704)
Persahabatan sejati Daud dan Jonatan (ilustrasi: Istimewa).
Pak Pramono menjelaskan, salah satu kisah yang menunjukkan persahabatan yang sejati adalah “Persahabatan Daud dan Yonatan” (1 Sam 18:1-4):
1 Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri. 2 Pada hari itu Saul membawa dia dan tidak membiarkannya pulang ke rumah ayahnya. 3 Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena ia mengasihi dia seperti dirinya sendiri. 4 Yonatan menanggalkan jubah yang dipakainya, dan memberikannya kepada Daud, juga baju perangnya, sampai pedangnya, panahnya dan ikat pinggangnya.
Pak Pramono menjelaskan sikap yang muncul dari persahabatan sejati, yaitu:
1) jujur dan terbuka
2) berorientasi pada sahabat bukan diri sendiri
3) rela berkorban tanpa pamrih
Rekoleksi ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Matius Pawai CICM sebagai pendamping bidang Pewartaan.

Penerimaan komuni dalam misa penutupan.
Terima kasih kepada Romo Matius yang memberikan dukungan dan semangat bagi siswa/i sekolah Persink, Bp Bapak Johanes Pramono yang telah memberikan pembinaannya kepada para siswa/i sekolah Persink, dan para bapak dan ibu guru yang telah mendidik dan membimbing siswa/i Sekolah Persink.
Salam Katekese
Teks: There EM/ Foto-foto: Panitia