Romo Matius: Umat Harus Bekerja Sama demi Keselamatan Penyandang Disabilitas

11 Desember 2022
  • Bagikan ke:
Romo Matius: Umat Harus Bekerja Sama demi Keselamatan Penyandang Disabilitas

Romo Matius, penyandang disabilitas dan umat lainnya.

Romo Matius Pawai CICM menyampaikan pesan agar seluruh umat bahu-membahu dan bekerja sama untuk mendapatkan berkat serta keselamatan kepada semua orang termasuk penyandang disabilitas yang perlu mendapatkan perhatian khusus kita.

cover dudu yo (2)

Menerima komuni.

Pesan tersebut disampaikan dalam homili Perayaan Ekaristi Hari Disabilitas Internasional di Balai Pertemuan Metro Permata, Sabtu pagi, 3 Desember 2022.

komuni (2)

Menerima komuni.

“Jangan pernah menyerah, mengeluh, dan mengalah, tetapi dengan bersyukur melakukan tugas dan tanggung jawab kita secara maksimal. Di sana Tuhan tunjukkan kasih dan kebaikannya,” ujar Romo Matius.

lektor atau apa ya

Meski disabel masih bisa melakukan tugas liturgi.

Misa tersebut terselenggara atas kerja sama Tim Sinergi Bidang Prioritas 3 Paroki Pinang yang terdiri dari Seksi Liturgi, Katekese, Kerasulan Kitab Suci (KKS) dengan Sekolah Khusus (SKh) Sang Timur. Koor dan tata laksana dilayani oleh guru-guru dan karyawan SKh Sang Timur.

lektor

Penyandang disabilitas membacakan doa umat.

Selain sesuai dengan agenda paroki, misa tersebut juga bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional.

bu Tina tn (2)

Maria Hartinah (Bu Tina), koordinator acara.

Koordinator acara Maria Hartinah dari SKh Sang Timur yang biasa disapa Bu Tina menjelaskan, Keuskupan Agung Jakarta juga menganjurkan paroki-paroki untuk wajib mengadakan Misa Disabilitas sebagai gerakan untuk menyuarakan hak para penyandang disabilitas, agar dapat beribadah di gereja.

umat disabel 2

Gereja memfasilitasi peribadatan khusus disabilitas.

Lewat perbincangan dengan Bu Tina, diketahui ada sebanyak 30 umat penyandang disabilitas yang mengikuti perayan ekaristi tersebut. Mereka adalah murid SKh Sang Timur kelas C, yaitu tuna grahita (kemampuan intelektualnya di bawah rata-rata dan mengalami kesulitan beradaptasi). Di samping itu ada 15 umat tuna rungu dan tuna netra yang berasal dari paroki.

umat disabel

Saat konsekrasi.

Peran Paroki

Saat diwawancara, Korbid Peribadatan DPH Yulianus Sunarya yang membawahi Seksi Liturgi mengatakan bahwa paroki menginginkan agar semua umat memberi perhatian cukup kepada anak-anak istimewa itu dengan memberikan fasilitas berupa peribadatan khusus bagi mereka.

koor (2)

Petugas liturgi dan koor.

Bila mengikuti peribadatan bersama, lanjut Pak Narya, parokii akan menyiapkan tempat yang khusus juga, seperti mereka yang menggunakan kursi roda akan dilayani dengan baik.

umat disabel 3

Para penyandang disabilitas mengikuti misa.

Tentang kegiatan misa hari itu, Pak Narya menambahkan, “Inilah perhatian Gereja untuk kaum disabilitas, sesuai dengan tema tahun ini, yaitu memberikan penghargaan kepada mereka secara istimewa. Bukan hanya tema tahun ini saja namun seterusnya (Gereja) akan memberikan perhatian yang sama untuk kaum disabilitas.”

bu angel dan bu kuntri (2)

Bu Angel dan Bu Kantri foto bareng murid SKh.

Harapan serupa disampaikan Bu Tina. “Selanjutnya ingin terus berjalan misa seperti ini untuk anak-anak disabilitas seperti misa Natal atau Paskah,” harapnya.

Setelah Perayaan Ekaristi diadakan pentas seni “Panggung Gembira” oleh anak-anak penyandang disabilitas.

panggung gembira

Pentas Seni oleh anak-anak SKh Sang Timur.

panggung gembira4 (2)

Pentas Seni oleh anak-anak SKh Sang Timur.

Peliput: Rani Kristanto/ Foto-foto: Walter Arya

Tags
Misa

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna