Temu Keluarga dan Peserta GOTA-ASAK Santa Bernadet
Sabtu 12 Agustus 2017 diadakan pertemuan seluruh keluarga dan peserta penerima bantuan dari Gerakan Orang Tua Asuh – Ayo Sekolah Ayo Kuliah GOTA-ASAK Santa Bernadet bersama dengan seluruh pengurus dan pendamping.
Menurut Aristo Pratama, salah satu pengurus GOTA, pertemuan ini merupakan pertemuan rutin setiap memasuki tahun ajaran baru, dengan tujuan untuk memberikan semangat baru bagi para peserta dan berbagi cerita atas capain tahun ajaran yang lalu.
Pertemuan ini menjadi istimewa karena baru saja diperingati ulang tahun ASAK yang ke-10, yang dikenal sebagai Satu Dekade ASAK. Slogan yang dicanangkan : menabur kasih , menebar asa , menanam kebaikan.
Tampak panitia baru menyiapkan acara.
Di Paroki Ciledug sendiri GOTA-ASAK baru berumur 5 tahun dan menempati urutan ke-17 dari paroki-paroki di Keuskupan Agung Jakarta yang mempunyai GOTA. Angka ini dihitung sesuai dengan waktu pendiriannya sejak 10 tahun lalu yang diprakarsai oleh Yanto Jayadi Wibisono, warga Gereja Santo Thomas Rasul Paroki Bojong Indah.
“Yang membanggakan bagi Santa Bernadet, dalam keadaan seperti ini kita memiliki GOTA-ASAK karena tidak semua Paroki di KAJ ini memiliki Gerakan Orang Tua Asuh,” ujar Ketua GOTA-ASAK Santa Bernadet/Ketua ASAK Dekenat Tangerang, Bapak Denny Suliawan.
Suasana pertemuan GOTA ASAK Santa Bernadet, Ciledug,
Dalam sambutannya, Pak Denny menyampaikan ucapan terimakasih kepada para donatur yang telah membantu mengantar anak-anak ini untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Ia juga juga mengingatkan kepada anak anak untuk tidak lupa membuat dan mengirimkan kartu ucapan terima kasih secara pribadi kepada para penyantun. Diingatkan pula untuk hadir dalam pembinaan yang diadakan 1 bulan sekali di Sekolah Sang Timur.
“Kita harus bersyukur tidak semua paroki mempunyai tenaga pendamping . Kita beruntung ada suster, psikolog, dan tenaga tenaga terampil lainnya yang siap memberikan bimbingan dan pembinaan. Mereka itu bukan orang-orang yang kurang kerjaan, maka mari kita manfaatkan kesempatan baik ini,” kata Pak Denny lagi.
Orangtua juga dimohon kerjasamanya untuk melakukan kegitan yang penting, yaitu daftar ulang setiap tahun ajaran baru secara tepat waktu dalam pengambilan bantuan pendidikan.
Harus hadir
Romo Lamma Sihombing yang hadir pada siang itu menyampaikan terimakasih kepada para pengurus dan Pembina GOTA, serta para donatur yang telah merelakan waktu, tenaga, dan materi untuk anak anak itu.
Kepada anak-anak, Romo Lamma menegaskan kembali apa yang disampaikan Pak Denny tentang pentingnya pembinaan. “Orang yang mau sukses adalah orang-orang yang mau dibina, maka harus hadir ya kalau ada pembinaan,” pesannya.
Siang itu juga ditampilkan 5 peserta ASAK berprestasi, yaitu Cevin Nurli Ananda Zaeni sebagai juara lomba lari, Yulian Valero Ananda Putra juara 1 di kelasnya, Maria Rosa Apriliana Jaftoran Juara teater, Vincentius Afelix Hananto juara ASAK’s Got Talent, Dayu Surya Fernandi yang sudah lulus kuliah.
“Jadi anda semua bisa menjadi seperti mereka asal rajin, semangat, dan disiplin,” ujar Aristo Pratama yang memandu acara siang itu.
Penulis: Bambang Gunadi
Foto-foto: Bambang Gunadi