Didominasi Orang Muda, Misa Minggu Panggilan Melebihi Target

31 Mei 2022
  • Bagikan ke:
Didominasi Orang Muda, Misa Minggu Panggilan Melebihi Target

Misa Minggu Panggilan di Gereja Pinang. Anak-anak berjubah suster dan imam.


Misa untuk menyambut Minggu Panggilan di Paroki Ciledug, Minggu, 15 Mei 2022, mulai pukul 08.30, didominasi orang muda. Tidak hanya OMK dan KKMK, tapi juga dari ASAK, Misdinar, dan juga BIR. Tampak sejumlah anak yang hadir masih diantar oleh orangtuanya.

11

Misa didominasi anak-anak muda dan remaja.


Karena masih di masa pandemi, protokol kesehatan tetap diberlakukan selama rangkaian misa. Hanya mereka yang telah mendaftar melalui web Belarasa yang diperkenankan masuk gereja dan harus mengikuti arahan tim tata laksana dan KKMK yang bertugas.

29ke

Suster dan para Frater yang menghadiri Misa Minggu Panggilan di Pinang, 15 Mei 2022.


Misa di Gereja Pinang tersebut memang dirancang khusus bagi kaum muda. Hasil kerja sama Seksi Panggilan dengan Orang Muda. Menghadirkan Suster-suster Sang Timur dan Frater-frater CICM serta Skolastikat Xaverian, yang mengisi waktu homili dengan sharing panggilan mereka.

6

Ketua Seksi Panggilan Pak Gregorius Sofyan Soehanto memberikan sambutan.


Dipesembahkan secara konselebrasi oleh Romo Lammarudut Sihombing, CICM, dan Rom Matius Pawai, CICM, misa berlangsung meriah. Penampilan anak-anak yang mengenakan jubah Suster, Imam, bahkan Uskup, sering memancing senyum-senyum umat.

14-Cover

Misa diselenggarakan secara konselebrasi oleh Romo Lamma dan Romo Matius.


Usai misa acaranya ramah tamah singkat yang dipandu oleh para Frater. Peserta misa diminta lebih dulu mengisi bangku-bangku kosong di bagian depan. Dimulai sekitar puku 10.00, ramah tamah diawali dengan penampilan Frater CICM, dan dilanjutkan dengan pembagian pertanyaan. Yang bisa menjawab mendapat hadiah dari panitia. Beberapa orang muda pun berlomba-lomba untuk menjawabnya.

19

Mantan fotografer Komsos St Bernadet Carolus Wahyuntoro Aji yang kini menjalani TOR tengah berbagi pengalaman tentang panggilan. Berdiri Sr Shela, PIJ. 


Satu pertanyaan yang diajukan adalah: “Apa yang dimaksud dengan misionaris?” Ada dua orang yang menjawab. Salah satu jawaban datang dari Yohanes Andrew Wijaya, lingkungan Yosef 1. “Misionaris adalah pelayan yang melayani dengan langsung turun untuk mewartakan Injil Cinta Kasih,” katanya.

“Ada satu salib dinding dan satu salib lampu,” cerita Andrew tentang hadiah yang diterimanya.

2

Aksi para frater usai misa. Membawa suasana lebih cair.


Ramah tamah dilanjutkan dengan ice breaking oleh para Frater dari Skolastikat Xaverian. Suasana jadi lebih segar dan cair. Pada akhir acara panitia membagikan snack dan suvenir. Ditutup dengan berfoto bersama dengan para Frater, Suster, dan Romo yang hadir.

17

Sr Shela, PIJ (paling kiri), anak tunggal asal Madura, yang membagi pengalaman panggilannya. 


Melebihi Target

Dalam sambutannya, Ketua Seksi Panggilan Gregorius Sofyan Soehanto mengapresiasi capaian kerja panitia. Karena dari 200 kuota misa offline sekitar 90 persen umatnya adalah kaum muda, sasaran potensial untuk “mengampanyekan” panggilan. Melebihi target!

10

Misa tetap diselenggarakan dengan protokol kesehatan.


Secara terpisah Pak Sofyan memberikan data umat Paroki Ciledug yang menjalani atau mempersiapkan diri untuk menjadi Imam, Bruder, dan Suster, serta Simpatisan yang mencapai 23 orang. Rinciannya: 1 orang Tahun Orientasi Rohani (TOR), 12 Postulan Biarawan (1 di antaranya mengundurkan diri), 1 Postulan Biarawati, 3 Simpatisan Biarawan, 1 Simpatisan Biarawati, 4 Novisiat Frater, dan 1 Pastor. “Itu belum dimasukkan mereka yang baru saja mendaftar,” kata Pak Sofyan menambahkan. 

26pk

Koor oleh murid-murid Sekolah Sang Timur Ciledug.


Teks: Laras, ps (ed)/ Foto-foto: Walter Arya, Yudha/Album Foto: Jassen

 

Album foto Misa Minggu Panggilan oleh Arya dan Yudha, klik di sini.

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna