Go-Kil Mei 2022: Hanya Yesus yang Menjanjikan Kehidupan Kekal

23 Mei 2022
  • Bagikan ke:
Go-Kil Mei 2022: Hanya Yesus yang Menjanjikan Kehidupan Kekal

Go-Kil Mei 2022 dengan petugas Wilayah Maria Goreti.


Romo Stefanus Suryanto, CP, memberikan renungan dalam ibadat Go Kitab Suci Lingkungan (Go-Kil), 7 Mei 2022, jam 18.30-19.30. Materi renungan Yoh 10:27-30, bacaan Injil Minggu Paskah IV, Hari Minggu Panggilan.

Seluruh Injil Yohanes berbicara tentang Gembala yang Baik, sehingga Injil ke-4 ini disebut Injil Gembala yang Baik atau Pastor Bonus dalam bahasa Latin.

Romo Stefanus Suryanto CP (2)PAKAI---

Romo Stefanus Suryanto, CP, pemberi renungan.


Kutipan 4 ayat Injil Yohanes tersebut berisi janji dan tindakan Yesus. Pertama, Yesus berbicara. Tuhan lebih dulu bertindak aktif berbicara agar kita mendengarkan, lewat bacaan Kitab Suci, Ajaran Gereja, secara pribadi dalam doa, dan Sakramen.

Kedua, Yesus mengenal kita masing-masing: hati, keinginan dan harapan kita, kegagalan dan kekecewaan kita, dan selalu mencintai kita dengan segala kekurangan dan kelemahan kita. Yesus menginginkan hubungan Dia dengan kita akrab, bersatu padu seperti hubungan-Nya dengan Bapa-Nya.

peserta-bu Anna1 (3)==pakai ana

Sebagian dari 65 peserta Go-Kil bulan Mei 2022.


Ketiga, Yesus memberikan hidup kekal. Ini khas, karena hanya Yesus yang memberi janji seperti ini. Hidup kekal dimulai sekarang ini meski belum penuh. Hidup kekal bukan masalah tempat tetapi—­­­­seperti Kerajaan Surga—hidup di hadirat Allah dalam hubungan yang akrab dengan-Nya.

“Jadi percaya kepada Allah, mengikuti Yesus Kristus dan percaya kepada-Nya untuk memiliki dan mengalami hidup kekal,” jelas Romo Suryanto. Kekuatan jahat sebagai musuh Allah tak akan mampu merebutnya.

Ardi Setiadji (3)-PAKAI==Ibu Lianawati MC dan Moderator

Bu Lianawati, MC/Moderator, dan Pak B Ardi Setiadji, Korwil Maria Goreti.


Keempat, Yesus menjaga kita agar kita tidak binasa sampai selama-lamanya. Dia memberikan rasa aman yang pasti dalam kelembutan yang luar biasa. Hidup kita sepenuhnya aman di tangan Yesus dan Bapa yang adalah satu: satu cinta, satu belas kasihan yang terungkap dalam pengorbanan-Nya di kayu salib.

Yesus menjadi domba yang dikorbankan untuk menebus dosa semua orang, menyelamatkan kita. Misteri ini selalu kita perbarui dengan kerendahan hati yang mendalam dalam kurban Ekaristi. Maka kita tidak perlu takut karena hidup kita diselamatkan dari kebinasaan.

peserta-bu Anna2 (4)==ana pakai-PEMIMPIN Pak T Bambang Muharjito IBADAT

Pak T Bambang Muharjito, Pemimpin Ibadat (baris 1, kolom 1), Bu Lita N, Ketua SKKS (baris 2, kolom 3).


Apabila kita tetap percaya dan menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada-Nya, kepada Gembala yang Baik, Gembala Sejati, kita pasti akan memperoleh hidup kekal.

Romo Suryanto memberikan benang merah seluruh uraiannya: “Jadi janganlah kita lupa bahwa Yesus berbicara kepada kita, mengenal kita, memberi kita hidup yang kekal, dan menjaga kita. Kita adalah satu-satunya kawanan.”

peserta-bu Anna3 (3)==ana pakai

Peserta Go-Kil bulan Mei 2022 dari berbagai wilayah.


“Kita diminta untuk mendengarkan suara-Nya, sementara dengan cinta Ia meneliti ketulusan hati kita. Dan dengan keintiman yang terus-menerus dengan Gembala kita ini—dari perjumpaan dan percakapan dengan-Nya—muncul suka cita untuk mengikuti Dia dan memungkinkan kita berjalan kepada kepenuhan hidup kekal.”

Kemudian diajukan pertanyaan untuk refleksi: Apakah Yesus sebagai Gembala sungguh  melindungi dan menjaga aku, terutama dalam peristiwa hidup apa dan peristiwa hidup yang bagaimana?

Petrus Maryana Korbit Pewartaan I

Pak Petrus Maryono, Korbid Pewartaan I DPH.


OMK Maria Goreti tampil

Petugas penyelenggara ibadat Go-Kil ini adalah Wilayah Maria Goreti dengan bimbingan Tim SKKS yang memberikan apresiasi atas lancarnya ibadat. Sebanyak 65 peserta mengikutinya dengan antusias, tak kurang dari 8 orang yang mengajukan pertanyaan dan dijawab dengan jelas oleh Romo Suryanto.

Yang cukup membanggakan adalah tampilnya orang muda Maria Goreti dalam pelaksanaan tugas. Melalui Go-Kil ini semangat kaum muda bangun setelah selama ini tertidur dalam segala aktivitasnya. Mereka yang terlibat adalah Devlin, Dito, Deta, Yori, Bianco, Felia, Louis, Jose, Eufra, Beata, dan Krisensio.

omk koor PAKAI_1

Penampilan paduan suara oleh OMK Maria Goreti.


Mereka telah bertugas dengan baik dalam ibadat lewat Zoom itu. Memang belum semuanya sempurna. Namun seperti dikatakan Ketua SKKS dalam sambutannya, peran anak muda menjadi sangat penting bagi kelangsungan Gereja mendatang. Kaum muda harus bangun dari tidur panjang, karena dengan bangun kita menjadi sadar akan sapaan kasih Tuhan, dan dapat menanggapi panggilanNya.

Satu (3)PAKAI Ketua OMK--_1

Eufrasia, Ketua OMK Maria Goreti (baris 1, kolom 2).


Terima kasih Tim SKKS dan OMK Maria Goreti. Semoga semakin banyak kegiatan-kegiatan positif lain yang dapat dilakukan untuk membangunkan semangat hidup menggereja.

Teks: Anna MJ, ps (editor)/ Foto-foto: Screenshot

Tags
Go-Kil
SKKS

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna