Dalam Keterbatasan, Gereja Bernadet Menjawab Aspirasi Umat untuk Beribadat

5 Mei 2022
  • Bagikan ke:
Dalam Keterbatasan, Gereja Bernadet Menjawab Aspirasi Umat untuk Beribadat

Kamis Putih, 14 April 2022, di Gereja Pinang mengawali Tri Hari Suci dengan kuota misa yang sudah dinaikkan.


“Semoga situasi pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga semua umat, mulai dari anak-anak hingga lansia, bisa mengikuti misa bersama-sama lagi,” kata Pak Marthen Demu seusai mengikuti misa Malam Paskah bersama keluarga di Gereja Pinang, Sabtu, 16 April 2022.

“Saya bersyukur dan berterima kasih, misa offline mulai dibuka tetapi gereja St Bernadet masih tetap mengadakan misa live streaming sehingga yang tidak bisa datang ke gereja tetap dapat mengikuti misa di rumah masing-masing,” imbuh Korwil Theresia itu.

27

Menjadi kerinduan banyak umat St Bernadet untuk dapat hadir dalam ibadat offline seperti ini.


“Yeay…! Akhirnya bisa ke Rumah Tuhan lagi dan misa secara langsung! Kerinduan terbayarkan sudah. Semoga bisa cepet dibolehin bawa anak-anak misa secara langsung juga,” ujar Fransiska Indah dari Wilayah Petrus. Malam itu ia ke gereja bersama suaminya, sekaligus menjadi PPK (Petugas Pembawa Komuni) untuk kedua orangtuanya yang misa live streaming.

Kamis Putih-Ananta Wahana

Diam-diam anggota DPR-RI St Ananta Wahana, SH, menghadiri Misa Kamis Putih di Gereja Pinang.


Maria dari Lingkungan Thomas 4 membagikan kegembiraannya ketika ditemui usai mengikuti Ibadat Jumat Agung pertama, 15 April 2022, di Gereja Pinang. “Aku senang sekali akhirnya bisa ikut ibadat offline secara langsung di gereja setelah 2 tahun misa online terus di rumah,” katanya.

1_1

Ibadat Jumat Agung di Balai Metro dengan jumlah kuota yang sudah dinaikkan.


“Perjuangan untuk mendapat tiket lumayan menegangkan karena biasanya kuota selalu penuh. Tapi Puji Tuhan akhirnya aku dapat kesempatan untuk ikut ibadat offline di Jumat Agung ini,” imbuh wanita 22 tahun itu.

TGKP terus mencermati

Ungkapan kerinduan umat Paroki Ciledug untuk mengikuti misa offline di Gereja Santa Bernadet Pinang sudah terdengar secara sporadis sejak sebelum Pekan Suci 2022 seiring dengan melandainya pandemi.

kuota misa 210 27 maret (2)pakai--

Kuota misa pada Minggu Prapaskah IV, 27 Maret 2022, sudah dinaikkan menjadi 210.


Paroki Ciledug lewat Tim Gugus Kendali Paroki (TGKP) terus mencermati perkembangan situasi sekaligus mencoba melakukan penyesuaian-penyesuaian kuota misa.

Pada Minggu Prapaskah IV, 27 Maret 2022, misalnya, kuota misa offline di Gereja Pinang 210, dinaikkan dari 122 pada Minggu Prapaskah III dengan mempertimbangan kondisi riil gereja dan tetap mengacu SK KAJ.

Misa minggu palma kuota 298

Kuota misa Minggu Palma, 10 April 2022, sudah dinaikkan menjadi 298.


Ketua TGKP Pak Albertus Sukindro menjelaskan waktu itu, sebenarnya SK KAJ per 25 Februari 2022 mengizinkan kuota umat 40 persen dari kapasitas tempat duduk. “Kita dengan 210 belum mencapai 40 persen,” katanya.

Kapasitas tempat duduk Gereja Pinang 650, sehingga 40 persennya 260, namun belum bisa dipenuhi. Kenapa?  “Penambahan kuota di paroki kita disesuaikan juga dengan kondisi riil, termasuk fasilitas pendukung misalnya tempat parkir,” jelas Pak Kindro.

kondisi

Kondisi gereja yang masih dalam proses pembangunan menjadi dasar pertimbangan internal.


Dengan kata lain, penambahan kuota misa lebih didasari pertimbangan internal. “Evaluasi dilakukan setiap 2 minggu sekali,” katanya lagi.

Pertimbagan internal maksudnya berkaitan dengan proses pembangunan gereja. Maka dalam hal ini tak hanya soal parkir, akses ke gereja pun harus lewat Jl Graharaya, bukan Jl Matahari. “Jangan sampai timbul masalah (sosial) yang bisa mengganggu proses pembangunan,” jelas Pak Kindro.

Sabtu Suci koor yohanes

Jumlah personel pelayan musik liturgi sudah diizinkan menjadi 10 orang setelah diskusi di Pasdior.


Kerinduan (bisa juga dibaca: “ketidaksabaran”) untuk mengikuti misa offline sangat terasa, misalnya, dalam diskusi-diskusi di grup WA Pasdior yang beranggotakan orang-orang yang terlibat dalam pelayanan musik liturgi.

Koor yang tadinya hanya diizinkan 5 vokal, 1 dirigen, dan 1 organis (7 orang) dianggap kurang ideal untuk pelayanan selama Pekan Suci. Diskusi Pasdior begitu antusias dan produktif, sehingga dalam waktu cepat berhasil minta izin TGKP menambah personel untuk musik liturgi menjadi 10 orang.

koor masih dibatasi

Koor pria Voche Maschille dalam tugas Jumat Agung, masih membatasi diri.


Tentu dengan izin tambahan personel tersebut, para dirigen, Ketua Subseksi Pasdior, dan Tim Belarasa terkait, mendadak sibuk—Puji Tuhan dengan penuh semangat—untuk mengurus tiket misa bagi personel tambahannya.

Pastor Kepala Paroki Ciledug Romo Lammarudut Sihombing, CICM, menangkap aspirasi, kerinduan, atau “ketidaksabaran” umat untuk mengikuti misa offline, khususnya di Pinang. Sebenarnya lewat berbagai kesempatan, ia sudah sering mengimbau agar umat bersabar.

imbauan romo

Sebelum memberkati lilin-lilin di Malam Paskah Romo Lamma mengimbau agar umat bersabar.


Sebelum berkat Misa Sabtu Paskah, 16 April 2022, di gereja Pinang, sekali lagi Romo Lamma menyampaikan imbauannya. “Umat Bernadet itu mudah diingatkan… dan sabar… Betul?” begitu Romo Lamma mengawali imbauan dengan gaya khasnya yang membuat senyum-senyum tipis umat.

Lalu Romo Lamma menuturkan, “Situasi di gereja kita, di tempat ini, sangat terbatas. Umat sudah ingin sekali datang ke gereja. Umat masih ada yang membandingkan dengan paroki lain karena sudah memberi kelonggaran. Tapi kita sedang membangun, sehingga tempatnya terbatas, belum lagi perparkiran.”

kondisi2

Kondisi gereja kita belum memungkinkan pelonggaran-pelonggaran seperti di paroki lain.


“Karena itu,” lanjut Romo Lamma, “mohon bersabar, mohon dimengerti, supaya tidak memaksakan diri ke Pinang, bisa ke Metro atau secara live streaming. Kita berharap pekerjaan pembangunan berjalan dengan baik dan pada waktunya nanti untuk perayaan-perayaan berikutnya kita sudah memiliki tempat yang lebih baik dan parkir yang memadai. Amin?” Langsung umat menyahut, “Amin!”

kondisi4

Proses pembangunan Gereja Pinang yang masih memerlukan kerja sama umat dalam menghimpun dana.


Sesudah itu Romo Lamma menyampaikan imbauan yang tidak kalah pentingnya, yaitu kerja sama dalam menghimpun dana. “Ya… kita urunan satu lembar atau satu koin, kita berkontribusi, bergotong royong. Kalau bukan kita, siapa lagi? Maka mari, sedikit demi sedikit dengan kerelaan, kita semua berusaha untuk mengumpulkan sehingga pembangunan gereja kita bisa berjalan dan selesai pada waktu yang sudah kita targetkan,” katanya.

Aspirasi umat terjawab

Tanggal 27 April 2022 TGKP mengedarkan Polling Misa Gabungan Santa Bernadet lewat para DP Pleno. Dalam polling itu pertanyaan kuncinya ada di bagian akhir: “Apakah Anda setuju jika misa offline di Gereja Bernadet diselenggarakan secara bersamaan bagi semua umur di Balai Metro dan Pinang?”

34

Polling Misa Gabungan juga diberlakukan untuk Balai Metro Permata.


Pada 30 April 2022, Sekretaris I DPH mengedarkan Surat No 026/3004/PSB/BP berisi keputusan tentang Perubahan Misa Offline yang ditujukan kepada Pengurus DP Pleno dan Seluruh Umat Paroki Pinang Gereja Santa Bernadet yang ditandatangani Pastor Kepala Paroki Ciledug dan Sekretaris I DPH.  Keputusan tersebut sesuai dengan SK KAJ No. 160/3.5.1.2/2022, serta keputusan rapat DPH dan TGKP Paroki Pinang. Berikut petikan pokok-pokok keputusannya:

1. Misa Mingguan Offline

a. Pendaftaran Misa Mingguan Offline melalui Web Belarasa

b. Tidak ada pembatasan usia untuk dapat mengikuti Misa Offline

c. Memasuki kawasan Gereja WAJIB menggunakan aplikasi Peduli Lindungi (PL); bagi anak di bawah 10 tahun yang belum memiliki aplikasi PL WAJIB datang bersama orangtuanya.

d. Perubahan dan penambahan jadwal Misa Mingguan Offline berlaku mulai 7 Mei 2022 sebagai berikut:

 jadwal misa offline3---

2. Misa Harian Offline

a. Pendaftaran Misa Harian Offline tidak menggunakan web Belarasa, tetapi akan ada pencatatan daftar hadir di depan pintu gereja

b. Tidak ada pembatasan usia untuk mengikuti Misa Harian Offline

c. Tetap wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi (PL)

d. Pelaksanaan misa setiap hari Jumat pukul 18.00 mulai 6 Mei 2022

prokes wajib2

Penerapan prokes wajib dilakukan dalam misa offline gabungan.


3. Penerapan Protokol Kesehatan dengan ketat

a. Umat yang hadir wajib menggunakan masker dan dalam kondisi sehat (tidak batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam)

b. Wajib mengikuti protokol kesehatan (mencuci tangan, menjaga jarak, handsanitizer sebelum komuni)

c. Mohon mengikuti arahan dan petunjuk petugas tata laksana

Dalam edaran tersebut juga disampaikan bahwa perubahan jadwal misa dapat dilakukan menyesuaikan perkembangan situasi dan kondisi yang akan ditinjau dan diinformasikan lebih lanjut; dan untuk mendukung usaha pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, umat diimbau untuk turut serta melengkapi vaksinasi  (vaksin 1, vaksin 2, dan vaksin booster) demi keamanan dan kenyamanan bersama dalam masyarakat.

Kru KOMSOS-

Tim Komsos yang bertugas melayani Misa Sabtu Suci pertama di Pinang, 16 April 2022.


Ketika dikonfirmasi, apakah keputusan tersebut didasarkan pada hasil polling yang diedarkan 27 April 2022, Ketua TGKP Pak Sukindro menjawab singkat, “Iya.” Demikianlah, meskipun dalam keterbatasan Gereja Bernadet menjawab aspirasi umat untuk meningkatkan layanan peribadatan.

Ucapan Selamat Paskah Para Pastor Paroki Ciledug.


Tim Peliput: Elsa, Yola, Livita, Karin, ps/ Foto-foto: Kevin, Arya, Jassen, Vincent-Tulus 22/ Video: Komsos


Edisi berikutnya: album foto lengkap Tri Hari Suci.

Tags
Misa

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna