PEMBEKALAN PAMONG SABDA UNTUK BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2017 DI PAROKI CILEDUG

25 Agustus 2017
  • Bagikan ke:
PEMBEKALAN PAMONG SABDA UNTUK BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2017 DI PAROKI CILEDUG

Kepekaan Gereja dengan kondisi zaman saat ini ditunjukkan dengan tema Bulan Kitab Suci Nasional 2017, yakni “Kabar Gembira di Tengah Gaya Hidup Modern”. Seperti kita ketahui bersama bulan September telah ditetapkan oleh Gereja sebagai Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). Hal ini dimaksudkan untuk mengajak umat lebih dekat dengan Kitab Suci.

Gaya hidup dunia modern melanda seluruh bangsa manusia termasuk Gereja. Banyak hal positif yang dihasilkannya.Teknologi misalnya membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Informasi dan komunikasi menjadi lebih mudah dan cepat. Kemudahan dan kecepatannya menjadikan dunia bagaikan satu desa kecil. Itulah sebabnya Gereja dianjurkan juga untuk menggemakan Sabda Allah tidak hanya melalui media cetak, tetapi juga melalui bentuk bentuk komunikasi yang lain, terutama internet.

Namun  tidak sedikit pula hal negatif yang diakibatkan oleh gaya hidup modern sehingga perlu dicermati agar iman kristiani kita tidak terkikis dan tergerus olehnya. Hal ini disebut oleh Paus Fransiskus dalam imbuan apostoliknya, Evangelii Gaudium, suka cita Injil. Dalam imbuan apostolik tersebut dilukiskan  masalah besar yang melanda dunia modern yang akhirnya ikut melanda Gereja juga. Masalah-masalah besar itu terkait dengan mentalitas negatif budaya modern seperti materialisme, individualisme, dan hedonisme. Maka, Paus Fransiskus menyerukan kepada semua komunitas untuk selalu meneliti dengan cermat tanda-tanda zaman dan menanggapinya secara efektif. (dari pengantar Panduan BKSN KAJ)

Sebagai persiapan, di Gereja Santa Bernadet, Paroki Ciledug, pada hari Minggu 20 Agustus 2017 Seksi Kerasulan Kitab Suci yang dikomandani oleh Bp Hendarto Sukri mengadakan pembekalan bagi para pamong sabda lingkungan. “Hal ini dilakukan untuk menambah wawasan dan pemahaman akan tema besar  dan subtema yang akan disampaikan kepada umat  sehingga menjadi berkesan,” ujarnya.

                                                                                                                            Buku Bulan Kitab Suci Nasional 2017

Pemaparan tema mingguan

Pemaparan tema pertemuan minggu pertama “Kabar Gembira dan Teknologi”  disampaikan oleh Bp Andrianus Darmawan AR. Dalam pertemuan pertama umat diajak untuk memahami dan menyadari bahwa teknologi yang merupakan anugerah Allah seringkali disalahgunakan oleh manusia. Harapannya umat mampu memanfaatkan teknologi dengan bijaksana untuk kemuliaan nama Tuhan dan kesejahteraan bersama.

Tema pertemuan minggu kedua “Kabar Gembira Berhadapan dengan Materialisme” dipaparkn oleh Ibu Lusia Dwi Ariningsih . Dengan membahas tema ini umat diharapkan memahami dan menyadari bahaya materialisme. Dan mampu menimba inspirasi dari Sabda Tuhan dalam menghadapi bahaya materialisme.

Tema pertemuan ketiga “Kabar Gembira Berhadapan dengan Individualisme” disampaikan oleh Ibu Maria Melati Kusumaningtyas Satriani. Harapan dari pembahasan tema ini umat diajak memahami dan menyadari bahaya individualisme di zaman sekarang ini. Dengan demikian umat dapat menghayati dan mempraktekkan nilai-nilai kebersamaan atau persekutuan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pemaparan ini Ibu Melati, sapaan sehari-harinya, mengambil contoh kongkret kegiatan silaturahmi Romo Lamma Sihombing yang dimuat dalam majalah Warta Bernadet edisi Agustus 2017. “Silakan bapak-ibu baca sendiri,” ujarnya sambil menunjukkan majalahnya.

Tema terakir pada pertemuan keempat “Kabar Gembira Berhadapan dengan Hedonisme” dipaparkan oleh Ibu Maria Dyah Retno W. Tujuan dari pembahasan tema ini agar umat memahami dan menyadari gaya hidup hedonis (yang berdasarkan hikmat dari dunia) dan gaya hidup injili (yang berdasarkan hikmat dari Allah) serta akibatnya. Sehingga umat mampu menghidupi hikmat dari Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang dipandu oleh Bp.Chrysantus Gatot Untoro dan Ibu Agnes Juanita Sanur ini dihadiri pula oleh Romo Lamma Sihombing CICM. Semoga Bulan Kitab Suci ini menjadi ruang studi bagi kita dan juga sebagai kesempatan untuk memperbaharui hidup dalam terang Sabda Tuhan.

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna