Vikjen KAJ Romo Samuel Pangestu didampingi Romo Lamma dan Romo Matius menjelang potong tumpeng usai Misa HUT Paroki Ciledug ke-32, di Gereja St Bernadet, Minggu (13/2).
Tanggal 11 Februari 1990, Mgr Leo Soekoto, SJ, Uskup Keuskupan Agung Jakarta meresmikan Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet sebagai Paroki yang ke-41 KAJ, sebagai hasil pemekaran dari Paroki Tangerang Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda.
Sudah 32 tahun usia paroki ini! Apa harapan-harapan Umat Allah di paroki ini, baik dari mereka yang sejak awal mengikuti dari dekat denyut perjalanan sejarah paroki ini maupun mereka yang datang di kemudian hari?

Harapan saya untuk Umat Santa Berbadet, Ciledug tetap setia berdoa sambil berusaha mewujudkan cita-cita ke depan kita semuanya sebuah paroki yang paripurna. Untuk Generasi Muda agar siap dan mampu menerima tongkat estafet dari kami yang harus istirahat dari kegiatan. Siapa lagi kalau bukan kalian?
Terima kasih. Berkah Dalem Gusti. Salam dan hormat saya.

Harapan Oma agar pada HUT ke-32 Gereja Santa Bernadet para Romo dalam keadaan sehat, diberkati Tuhan dan diberi kesehatan biar bisa tetap melayani. Dan agar para lansia seperti Oma dan teman-teman yang lain masih diberi kesehatan untuk bisa mengikuti misa pemberkatan gedung gereja yang baru.

Harapannya untuk paroki yang tahun ini sudah 32 tahun agar supaya lebih dari biasanya. Dengan keadaan paroki yang sudah baik serta akan memiliki gedung gereja, maka diharapkan lebih saling kenal antar-umat dan bisa berkumpul bersama dalam gedung gereja yang baru.

Harapan saya pada ulang tahun Paroki Ciledug yang ke-32, umatnya semakin merasa memiliki parokinya, aktif di lingkungan-lingkungan, dari pribadi yang cuek menjadi bersemangat, dan di dalam masa-masa sulit sekarang ini maka kepedulian umat sangat diharapkan. Selalu ada kerja sama antara pengurus lingkungan dengan umatnya, dengan Dewan Paroki, juga dengan Pastor di Paroki. Tuhan memberkati.

Sebagai umat Paroki Ciledug saya merasa bersyukur bahwa Tuhan Yesus telah menemani kita selama 32 tahun dalam suka cita dan menghadapi tantangan terhadap keinginan kita untuk mendapatkan rumah ibadat yang pantas. Saya juga bersyukur sudah menjadi bagian awal dari berdirinya paroki yang kita cintai ini. Tetaplah bersabar, berjuang bersama, berdoa bersama. Semoga di HUT Bernadet ke-32 ini cita-cita Gereja kita bersama dapat terwujud. Amin.

Kita lebih tekun berdoa dan tetap melakukan kewajiban sebagai orang katolik, yaitu mengikuti misa kudus supaya imannya diteguhkan. Mengikuti misa kudus di gereja secara langsung kita bisa merasakan bertemu dengan Tuhan. Mari kita hadiri undangan Tuhan. Bagi para pengurus, ayo kita tingkatkan pelayanan yang terbaik bagi umat kita dengan tetap mematuhi aturan gereja dan protokol kesehatan. Badan sehat, iman kuat, dan semangat tinggi.
---.jpg?1646280913801)
Kenangan 32 tahun lalu (dari kiri depan): Pak JC Simbolon, Pak Andre Sunarto, Pak Soegijatno Soesilo, dan Pak Anton Tumidjo, hanyalah beberapa di antara aktivis awal Paroki Ciledug. (repro dok Soegijatno Soesilo, kolase: ps).
Teks dan Foto: ps, Arya, Laraswati, Livita Wahab, dok.pri