Luar Biasa! Pesanan Rangkaian Lilin Lingkaran Adven Corona Melebihi Target, Sampai ke Luar Jawa…

19 November 2021
  • Bagikan ke:
Luar Biasa! Pesanan Rangkaian Lilin Lingkaran Adven Corona Melebihi Target, Sampai ke Luar Jawa…

Romo Matius mengumumkan dalam misa Minggu (31/10).

Di luar dugaan! Awalnya hanya ditarget 200 rangkaian lilin lingkaran adven (Lilin Adven Corona). Dengan perhitungan, jika dijual ke wilayah-wilayah lewat korwil atau kaling dan di tiap wilayah ada 10 keluarga saja yang beli, barang pasti habis.

flyer ganti--

Flyer digital lilin lingkaran adven dari Tim Dana PPRI.

Ternyata permintaan melonjak… Target 200 itu pun dinaikkan menjadi 431 dan masih kurang juga karena permintaan naik terus. Akhirnya ditarget jadi 540. Pada hari Rabu, 17 November 2021, sudah selesai dikerjakan 460 rangkaian. Sisanya yang 80 rangkaian masih tertunda karena kehabisan stok kerangkanya. Harus tunggu dulu.

23--

Lilin lingkaran adven produksi tim dekor St Bernadet.

Jumat, 19 November 2021, datang 100 kerangka yang ditunggu-tunggu itu dan langsung digarap oleh ibu-ibu anggota tim dekorasi paroki.

Umat begitu antusias menawar-nawarkan lilin adven tersebut, baik ke kenalan maupun saudara-saudaranya di luar Pulau Jawa. Terbukti pengiriman sampai ke Makassar, Palembang, Lampung, dan kota-kota lainnya.

9--

Lilin Adven Corona untuk donasi pembangunan gereja.

Awalnya pemesanan melalui tim dekorasi, tetapi kemudian diputuskan agar pemesanan dan distribusinya dipusatkan saja ke Mbak Ina di Sekretariat Paroki. Tim dekorasi fokus saja untuk mengerjakan pembuatan rangkaiannya.

13--

Kesibukan tim dekor dan kemasan siap kirim.

Berawal dari bisik-bisik

Semuanya itu berawal dari bisik-bisik Pak Johan Wijaya dari sie dana pembangunan Gereja Santa Bernadet. Kira-kira dia bilang waktu itu, “Gimana kalau seandainya buat Lilin Adven Corona terus dijual buat cari dana dan pengerjaannya ditawarkan ke ibu-ibu dekor?”

8--

Dalam sehari, tim dekor mampu membikin 70 rangkaian.

Setelah diberitahu, ibu-ibu anggota Tim Dekorasi Paroki menyambutnya dengan senang hati. Gagasan itu pun lalu diwujudkan. Kerangka lilinnya Pak Johan yang mengusahakan pemasokannya termasuk lilin-lilin dari dua vendor, dan tim dekorasi mencari pernik-pernik serta merangkainya dengan target awal 200 seperti cerita di atas. Kini sebagian besar sudah terjual.

Dalam sekali bertemu ibu-ibu dekor rata-rata bisa memproduksi 70-an rangkaian, mengerjakannya mulai jam 10.00an sampai menjelang magrib.

14--

Kompak dan tekun karena mengerjakan dengan senang hati.

Semangat ibu-ibu dari tim dekor untuk memberikan tenaga buat pencarian dana pembangunan gereja tergolong luar biasa. “Kami merasa, inilah saatnya kami bisa membantu dalam pencarian dana pembangunan gereja... dan hanya ini yang bisa kami berikan. Semoga akan menjadi berkat bagi semua,” kata salah seorang di antara mereka.

18--_1

Romo Matius dan buah-buah pinusnya.

Tim dekor mengerjakan semuanya itu tentu tidak setiap hari, karena ada pekerjaan selingan lain yang harus digarap, seperti mengerjakan dekor untuk pengantin. Jadi harus berbagi waktu. Sabtu dan Minggu digunakan untuk istirahat, karena hari-hari itulah kesempatan berkumpul dengan keluarga.

buah pinus--

Membersihkan buah-buah pinus untuk pernik-pernik. 

Buah-buah pinus dari Tuhan

Beberapa bulan lalu, ketika ada suatu acara di Bogor, Romo Matius memunguti buah-buah pinus di sana. Jumlahnya cukup banyak tapi waktu itu belum tahu mau untuk apa buah-buah pinus itu. 

Bagi orang beriman tentu tidak ada sesuatu yang kebetulan di bawah langit ini, semuanya ada dalam rancana-Nya. Di kemudian hari ternyata bahwa buah-buah pinus itu bermanfaat sebagai bagian dari pernik-pernik rangkaian lilin adven corona … “Tuhan sungguh mahabaik,” kata salah satu ibu dari tim dekor. Tiap rangkaian memerlukan 2 buah pinus. Berarti 540 rangkaian memerlukan 1.080 buah pinus.

28-kerangka--

Jumat (19/11) datang 100 kerangka rangkaian. Puji Tuhan!

“Terbantu sekali, karena harga buah pinus lumayan mahal di luar,” celetuk ibu dari tim dekor tersebut. “Di Pasar Pagi, harga satuan bisa Rp 3.000-Rp 5.000,” katanya.

Dukungan luar biasa

Dukungan penuh semangat dari Romo Matius untuk pembuatan rangkaian lilin adven corona itu sejak awal terasa sangat membesarkan hati. Bukan hanya lewat pengumumannya dalam misa Minggu, 31 Oktober 2021—hari pertama tim dekor bikin corona lilin adven— tetapi juga terjun langsung bersama ibu-ibu tim dekor.

romojos--

Terima kasih, Romo Jos Susanto.

Kami tentu sangat bersyukur karena Romo Joseph Ferry Susanto Pr, Ketua Komisi Kerasulan Kitab Suci KAJ, juga ikut mempromosikan Lilin Adven Corona produksi Paroki Ciledug itu melalui akun IG-nya. Terima kasih, Romo, atas dukungan yang luar biasa.

Pada hari Jumat malam (19/11), ibu-ibu tim dekor menuntaskan pekerjaan pembuatan lilin adven dengan jumlah produk terakhir 100, sehingga total yang dibikin 560 rangkaian, 20 lebih banyak dari yang ditargetkan terakhir. "Sudah finished, lega rasanya selesai sebelum adven mulai. Puji Tuhan, semua dilancarkan," ungkap salah seorang anggota tim dekor penuh rasa syukur.

2--_6

Romo Matius, ibu-ibu tim dekor dan karya mereka.

Terima kasih untuk semua saja yang telah mendukung upaya ini dengan membeli rangkaian lilin corona lingkaran adven tersebut atau menawarkannya ke umat lain. Tetap semangat dan salam sehat!

"Membeli lingkaran adven berarti membantu pembangunan gedung gereja," kata Romo Matius dalam video berikut: klik di sini.


Teks: Maria/ Foto-foto, Video: Tim Dekorasi St Bernadet

Tags
dekorasi

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna