7 PAHLAWAN INI RELA GUGUR DI USIA 20AN, NOMOR 4-7 & NOMOR 4 PALING CAKEP

16 Agustus 2017
  • Bagikan ke:
7 PAHLAWAN INI RELA GUGUR DI USIA 20AN, NOMOR 4-7 & NOMOR 4 PALING CAKEP

4.  PIERRE TENDEAN (26 tahun)

TENDEAN

Sebagai seorang ajudan Jenderal AH Nasution, Pierre Tendean menjadi sosok perwira yang setia (1939-1965).

Dirinya menjadi korban penculikan saat peristiwa 1965 bersama 6 jenderal lain.

Demi melindungi AH Nasution yang akan diculik, Pierre mengaku jika dirinya adalah sang jenderal.

Lalu dia dibawa pergi dan tak pernah kembali

 

5.  I GUSTI NGURAH RAI (29 tahun)

NGURAH RAI

 

Pahlawan asal Badung, Bali ini, sudah sering kita melihatnya di dompet.

Wajahnya diabadikan dalam cetakan uang nominal Rp 50 ribu.

Selain itu namanya juga terabadikan sebagai bandara di Bali.

I Gusti Ngurah Rai-lah yang memimpin 'Puputan Margarana' di Bali.

Sebuah perlawanan habis-habisan kepada Belanda yang membuat pasukan I Gusti terdesak dan gugur dengan gagah berani (1917-1946).

 

6.  Martha Christina Tiahahu (17 tahun)

MARTHA

Usia yang sangat belia untuk wafat di medan pertempuran.

Putri dari Kapitan Pattimura ini terkenal sebagai gadis berkonsekuensi tinggi berjuang di samping ayahnya (1800-1818).

Saat akan melepaskan Pattimura yang dihukum mati, Martha justru ditangkap kompeni dan dibuang ke Pulau Jawa hingga menemui ajalnya, 2 hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18.

7. IGNATIUS SLAMET RIYADI (22 tahun)

SLAMET RIYADI

Banyak kisah heroik yang muncul dari sosok Letnan Kolonel Ignatius Slamet Riyadi asal Solo.

Mulai masa perjuangannya di Jawa Tengah hingga penumpasan pemberontakan RMS di Maluku (1927-1950).

Dikenal sangat licin dan sudah ditangkap Belanda, Slamet Riyadi terpaksa roboh saat sebuah peluru dari sniper menembus perutnya saat Gerakan Operasi Militer di Maluku.

Itulah kisah berani mati 7 pahlawan di atas yang nggak urusan dengan umur mereka, yang penting Indonesia merdeka.

Bercermin dari cerita-cerita mereka, hal positif apa yang sudah kamu lakukan untuk keberlangsungan negara ini?

Di usia negara yang telah 72 tahun ini, semoga perayaan kemerdekaan yang ada dapat diresapi dan dimaknai dengan tepat.

SUMBER: TRIBUNNEWS.COM

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna