Memandu Novena Virtual Pembangunan Gereja, Komunitas Kerahiman Ilahi Bisa Banyak Belajar

7 Oktober 2021
  • Bagikan ke:
Memandu Novena Virtual Pembangunan Gereja, Komunitas Kerahiman Ilahi Bisa Banyak Belajar

Novena Pembangunan Gereja yang dipandu Komunitas KI.

Komunitas Kerahiman Ilahi (KI) menerima tongkat estafet untuk memandu Doa Novena Mohon Kelancaran Pembangunan Gedung Gereja Santa Bernadet pada hari Kamis, 23 September 2021, via zoom.  

Tongkat estafet diterima oleh Ibu Meiny, Ketua Komunitas KI. Tugas memandu novena berlangsung 24 September-2 Oktober 2021. Meski Kelompok KI mayoritas anggotanya ibu-ibu yang sudah senior, tugas dijalankan dengan senang hati.

Usia yang tidak muda lagi bukanlah halangan untuk belajar banyak dari novena online ini. Kami harus bisa share screen, menjadi host, co-host, memimpin ibadat, dan MC. Ibu Sisca Gunawan berperan sangat penting karena menyiapkan semua materi dalam bentuk PPT (PowerPoint).

foto 1--

Sejumlah peserta selalu hadir berpasangan.

Selama memandu novena, Komunitas KI melibatkan 3 orang anggotanya secara bergantian untuk setiap tugas selama 9 hari. Mereka yang bertugas adalah Ibu Sisca, Ibu Meiny, Ibu Ermina, Ibu Etty, Ibu Nawang, Ibu Ganefi, Ibu Monika, Ibu Aling, Ibu Maya, Ibu Ida, Ibu Yanie, Ibu Yuliana, Ibu Tuti, Ibu Emiliana, dan Ibu Marcellina.

Novena hari terakhir bertepatan dengan hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober. Pada hari itu peserta berbatik ria, sehingga suasananya semarak dan meriah, bahkan ada yang memakai masker batik. Canda spontan pun bermunculan. “Mau pada kondangan ke mana …?” celetuk seorang peserta disambut tawa yang lain.

Bp Donatus Kasdana dari tim doa dalam sambutan pada hari terakhir mengucapkan terima kasih kepada Komunitas KI yang telah menyelesaikan tugas dengan baik.

Foto 4--

Peserta doa novena berasal dari berbagai Wilayah.

Pak Kasdana juga menyampaikan, dana yang masih dibutuhkan untuk membangun gedung gereja tidak sedikit. Ia mengajak kita semua bersama-sama dalam menanggung dana tersebut agar pembangunannya lancar.

Saling sapa penuh canda

Ruang zoom dibuka setengah jam sebelum novena dimulai, sehingga memberikan peluang kepada peserta untuk saling sapa karena rindu sesudah lama tak bertemu. Celetukan salah satu peserta, Pak De Pur dari Wilayah Paulus, sering memancing tawa.

Sebelum dan sesudah novena Pak De Pur selalu menyanyi dengan lagu khasnya “Yen ing Nawang oleh Lintang Buuu Nawang…” Peserta lain pun tergelak karena salah satu peserta novena itu bernama Nawang.

Pak De Pur juga menyampaikan salut kepada peserta yang selalu hadir berpasangan:  Bp Sarwono-Ibu Harti, Bp Budi Mandiro-Ibu Wati, Bp Legowo-Ibu Ida, Bp/Ibu Slamet, Pak Andre-Bu Endang, Bp Sihono-Ibu Agnes, Bp/Ibu Gatot, dan Bp Bambang B-Ibu Tuti.

Foto 3--

Sr Clarissa, PIJ, mewakili Yayasan Sang Timur.

Pada novena hari ke-9, hadir 64 users dengan 71 peserta. Mewakili Komunitas KI, Ibu Yanie menyerahkan tongkat estafet kepada Suster Clarissa, PIJ, yang mewakili Yayasan Sang Timur untuk menerima tugas novena berikutnya.

Mari berpartisipasi dalam doa novena ini, memohon kepada Tuhan agar segera terwujud gedung gereja yang kita rindukan. Tuhan Memberkati. Amin.

Teks dan Foto-foto Screenshot: Tim Komunitas Kerahiman Ilahi

 

Tags
NOVENA

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna