Anak-anak Wilayah Fabiola menyanyikan lagu pembukaan.
Wilayah Fabiola mendapat tugas mengkoordinir Pertemuan Ibadat Go Kitab Suci Lingkungan (Go-Kil) bulan Juli pada tanggal 10 Juli 2021 jam 17.00 sampai selesai, dilakukan secara virtual melalui zoom.
Meskipun menjadi agenda bulanan Seksi Kerasulan Kitab Suci (SKKS) Paroki Ciledug, namun Go-Kil ini oleh Wilayah Fabiola tetap dirancang dan dipersiapkan sematang mungkin, khususnya untuk penugasan anak-anak dan remaja.

Mbak Maria (moderator), Pak Shandy, dan Rm Sunaryo, SVD.
Ibadat ini melibatkan anak-anak usia BIA, remaja, dan OMK yang dipilih oleh Wilayah Fabiola dengan maksud untuk menghidupkan kegiatan ini. Maka seluruh petugas dipilih dari para muda di Wilayah Fabiola.
Pertemuan ini mengambil tema “Hidup Bijaksana sebagai Murid Yesus” dengan mengambil inspirasi dari Injil Markus 6:7-13 yang berkisah tentang Yesus mengutus kedua belas rasul.

Sebagian dari 139 peserta Go-Kil bulan Juli 2021.
Renungan dibawakan oleh Romo Sunaryo, SVD, yang saat ini berdomisili di Puncak. Pak Petrus Damianus Wahyu Tri Wijaya, Prodiakon dari Lingkungan Fabiola 6, menjadi pemimpin ibadat pada pertemuan kali ini.
Tata Ibadat dimulai dengan lagu pembukaan yang dipersiapkan secara khusus dalam bentuk virtual choir. Anak-anak dari semua Lingkungan di Wilayah Fabiola, yaitu Louise, Uegene, Monika, Chika, Chris, Tiara, Michael, Diva, Indri dan Joice di bawah bimbingan Kak Meidy, terlibat menyanyikan lagu Kami Datang MenghadapMu.

Pembaca Kitab Suci (dari atas): Louise, Niko, dan Intan.
Selain di lagu pembukaan, anak-anak pun bertugas di hampir seluruh rangkaian ibadat, bahkan pembaca salah satu ayat di Injil adalah Louise yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.
Louise begitu bersemangat ketika diminta bertugas meskipun saat gladi bersih sempat beberapa kali diminta untuk mengulang pembacaan. Louise tidak menunjukkan rasa sedih bahkan terus berlatih sehingga pada hari H pelaksanaan semua berjalan lancar. Intan dan Niko adalah 2 OMK Wilayah yang juga bertugas membaca ayat Injilnya.

Anggota DPH/warga senior yang hadir.
Renungan sekaligus sesi tanya-jawab dipandu langsung oleh Romo Sunaryo. Para peserta yang berjumlah 129 akun dengan jumlah kehadiran 139 orang bertahan sampai ibadat usai.
Sesi tanya-jawab dan diskusi pun berjalan antusias, dibagi dalam 3 sesi dan setiap sesi diisi 3 penanya.
Pertanyaan seputar bagaimana menjadi murid yang bijaksana? (dari Pak Kuswantoro); Bagaimana membagi waktu antara menjadi pengurus dan keluarga? (Pak Wahyu); Kadang sedih dan putus asa jika saat menjadi pengurus, umat yang ikut kegiatan itu-itu saja (Pak Paul Ludwig)?

Doa Umat: Joice, Reva (atas), Monica, Elga (bawah).
Mengakhiri sesi renungan dan tanya jawab, Romo memberikan 3 pesan bagi kita semua:

Sebagian peserta Ibadat Go-Kil, Sabtu (10/7).
Setelah renungan dan sesi tanya jawab selesai, ibadat dilanjutkan dengan doa umat yang dibuat oleh Pak Shandy. Secara bergiliran anak-anak yang bertugas membacakan 7 doa umat, mulai dari Michele (Fab 2), Monika (Fab 1), Gregorius Darrel (Fab 3), Reva (Fab 4), Elga (Fab 5), Indri (Fab 6), dan Joice (Fab 7).

Romo Sunaryo, SVD, memberikan berkat.
Setelah Doa Penutup, berkat dari Romo, Romo menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya kepada para petugas yang didominasi anak-anak, remaja, dan OMK. “Itulah pelayanan yang sesungguhnya, “ katanya.

Lagu penutup oleh Tristan (pengiring), Fris, Laras, dan Joice.
Rangkaian Ibadat ditutup dengan lagu penutup yang dibawakan juga secara virtual. Tristan (Fab 1) sebagai pengiring, Fris (Fab 7) Laras (Fab 6) dan Joice (Fab 7) sebagai pelantun lagu Yesus Mengutus MuridNya sekaligus menutup seluruh rangkaian ibadat Go-Kil ini.
Teks & Foto Screenshot: Arum/ Video: Wilayah Fabiola
Untuk video Lagu Pembukaan klik di sini.
Untuk video Lagu Penutup klik di sini.