GMU 7 Menengok Wilayah Agustinus, FX, dan Anna: Tetap Aktif Menggereja!

16 Juni 2021
  • Bagikan ke:
GMU 7 Menengok Wilayah Agustinus, FX, dan Anna: Tetap Aktif Menggereja!

Putaran terakhir rangkaian GMU, Minggu (13/6). 

Minggu, 13 Juni 2021, menjadi hari terakhir pelaksanaan Gembala Menyapa Umat (GMU) dari tujuh rangkaian GMU sesuai rencana. GMU 7 mendapat kesempatan menengok Wilayah Agustinus, Fransiskus Xaverius (FX), dan Anna. Pak Bernard Da Cunha sebagai Korwil FX membawakan doa pembukaan.

Foto2-

Kehadiran anggota DPH dalam GMU wujud komitmen mereka.

Kali ini acara dihadiri oleh 42 akun MS Teams, dengan jumlah perserta sekitar 60 orang. Dimoderatori oleh Korbid Persekutuan DPH Ciledug Stevanus Pristi Wahyudono,  acara berjalan dengan santai dan akrab. Materi presentasi dibawakan oleh Sekretaris 2 DPH Ciledug, Agnes Eti Herisusanti.

Foto1-

Diakon Steve, satu dari Tri Lamaste, sedang bicara.

Kelengkapan NIK data BIDUK naik

Dalam kesempatan tersebut, Bu Eti menjelaskan bahwa persentase kelengkapan NIK dari data BIDUK umat Ciledug sudah mengalami peningkatan menjadi 64% dari jumlah umat 12.684 jiwa. “Ada beberapa lingkungan yang sudah mencapai 100% umat terdaftar NIK-nya pada BIDUK. Terima kasih atas pertisipasi aktif para kaling yang telah melakukan pengkinian data. Mari kita tetap setia dan bersemangat melayani umat. Data pengkinian ini direkam per Juni 2021, semoga akan terus meningkat lagi. Kami sangat memohon bantuan para kaling dalam hal ini,” harap Bu Eti, yang pada saat itu mengenakan baju ala ibu petani, lengkap dengan caping bambunya. Ya, Pengurus DPH Paroki Ciledug hari itu sepakat mengenakan pakaian ala petani yang bersurjan dan bercaping, sesuai dengan tema Injil pada hari tersebut mengenai perumpamaan biji sesawi.

Foto3-

Korwil Agustinus Bp Y Biadiono (Pak Yadi - baris 1, kolom 3).

Beberapa diskusi seputar data BIDUK lalu bermunculan dari para kaling yang hadir. Kebanyakan adalah ketidaksesuaian soal data sakramental umat karena adanya pergantian nama gereja atau paroki, juga perbedaan pemahaman soal status umat. Pastor Matius Pawai, CICM lalu menegaskan bahwa semua sudah ada aturan dan petunjuk teknisnya.

“Kita sebagai pengurus umat harus taat azas, taat pada ketentuan dan aturan dari KAJ sebagai induk dari paroki kita. Tidak ada permakluman atau pelanggaran dalam hal ini. Jika memang sebuah keluarga Katolik berdomisili di wilayah Ciledug, sesuai peta paroki yang sudah dipaparkan, wajib kita urusi dan layani sepenuhnya dalam hak dan kewajibanmya sebagai umat Ciledug. Jika tidak tinggal di area Ciledug, maka arahkan mereka ke paroki yang sesuai. Tanpa kecuali. Kita pegang prinsip itu agar kita terus setia melayani umat dengan benar sesuai azas KAJ,” ungkapnya.

Foto4-

Rm Matius: Kita harus taat pada ketentuan dan aturan KAJ.

Regenerasi dan IMB Gereja

Pastor Lammarudut Sihombing, CICM, saat ditanya mengenai bagaimana menjaring regenerasi dalam melayani umat, mengemukakan bahwa regenerasi ini adalah proses yang menjadi tanggung jawab semua orangtua Katolik untuk mempersiapkan anak-anak mereka menjadi pelayan Tuhan sejak dini dan mengenalkan mereka pada gereja, mulai dari menjadi anggota BIA, lalu menjadi putra-putri altar dan seterusnya. “Romo berharap agar umat merelakan anak-anaknya untuk mengenal gereja dan mendorong anak-anak untuk aktif berpartisipasi sesuai jenjang usianya dalam kegiatan-kegiatan gereja. Itu penting sekali agar selanjutnya mereka mau melayani umat dengan menjadi perangkat karya atau, siapa tahu, terpanggil jadi imam dan suster,” jelas Pastor Lamma, panggilan akrabnya.

Foto9-

Rm Lamma: Teruslah bertekun dan bersemangat dalam doa.

Pertanyaan soal IMB gereja selalu menjadi pertanyaan favorit umat sejak GMU 1 dilaksanakan. Ini terjadi karena Doa Novena IMB dan Pembangunan Gereja sudah sekian lama secara bergantian didaraskan di wilayah-wilayah secara online bersama-sama. Pertanyaan ini langsung dijawab sendiri oleh Pastor Lamma, ”Terus bertekun dan bersemangat dalam doa kepada Tuhan agar segala cita-cita umat Paroki Ciledug segera dapat terkabul untuk mendapatkan gedung gereja. Semoga kita segera mendapatkan IMB dan segera membangun gereja. Amin.”

Foto6-Kaling FX 5 FX Slamet

Ketua Lingkungan FX 5, Bp FX Slamet.

Umat harapkan GMU dilanjutkan

Panitia Penggerak Tahun Refleksi (PPTR) Paroki Ciledug sudah menyelesaikan kembali satu rangkaian acara, Gembala Menyapa Umat yang berlangsung selama tujuh minggu berturut-turut. “GMU ini adalah sebuah karya luar biasa yang patut diberikan penghargaan, terutama atas komitmen seluruh Pengurus DPH dan Trio Lamaste, para gembala kita, untuk menyapa kita walau secara online. Kami berharap agar acara seperti ini dapat berjalan lagi dengan rutin, dan kalau bisa per wilayah disapanya agar fokus,” harap Korwil Agustinus Yohanes Biadiono, yang biasa disapa Pak Yadi. Acara lalu ditutup dengan doa dari perwakilan umat Wilayah Anna dan berkat dari para gembala.

Foto7-

Tampilan anggota DPH sesuai tema Injil: caping dan surjan.

Rangkaian GMU memang sudah berakhir, tetapi tentunya pelayanan umat masih akan terus berjalan, dilakukan secara bersama-sama, antara gembala, perangkat karya paroki, juga bersama seluruh umat Paroki Ciledug. Segala ungkapan baik berupa saran dan masukan atapun kritikan akan dijadikan bahan evaluasi bagi PPTR untuk merencanakan program kerja selanjutnya. “Pasti ada banyak kekurangan tapi inilah yang bisa kita lakukan bagi umat. Semoga semua umat tetap bersemangat dan tetap sehat, juga tetap aktif menggereja dengan caranya masing-masing. Sampai ketemu lagi, Tuhan memberkati!” tutup Pastor Matius.

Tek & Foto-foto Screenshot: tots

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna