Romo Lamma Berharap, Umat Memanfaatkan Misa Kedua untuk Menyambut Tubuh Kristus secara Sakramen

17 Mei 2021
  • Bagikan ke:
Romo Lamma Berharap, Umat Memanfaatkan Misa Kedua untuk Menyambut Tubuh Kristus secara Sakramen

Romo Lamma dan Diakon Steve dalam misa kedua, Minggu.

Romo Lammarudut Sihombing, CICM, berharap umat, khususnya Paroki Ciledug, memanfaatkan kesempatan yang baik tambahan misa offline Minggu sore untuk hadir di gereja menyambut Tubuh Kristus secara sakramen, tidak lagi dengan komuni batin.

lantai atas--

Umat di lantai atas pada misa kedua.

Harapan itu disampaikan Romo Lamma ketika ditemui usai memimpin misa kedua, Minggu sore (16/5), di Gereja Santa Bernadet Pinang. Itulah misa kedua perdana di hari Minggu dalam masa pandemi Covid-19 ini.

suhu--_1

Pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk gereja.

“Setelah setahun lebih ini umat mungkin merasa kerasan dengan live streaming. Semoga tambahan misa kedua ini bisa menjadi recovery (pemulihan), supaya kita bisa langsung hadir di gereja,” kata Kepala Paroki Ciledug itu.

pak ari po yo--_1

Daftar ke web belarasa, tetap patuhi protokol kesehatan.

Agar bisa memanfaatkan misa offline dua kali, Romo Lamma juga berharap, umat tetap mengikutinya dengan protokol kesehatan dan mendaftarkan diri berdasarkan BIDUK di paroki kita. “Kalau ada kesulitan, silakan menghubungi korwil atau ketua lingkungan, atau bahkan ke paroki, sebab di paroki ada tim untuk membantu mendaftarkannya,” katanya.

lantai bawah2---

Umat di lantai bawah pada misa kedua.

Perlu sosialisasi

Sebelumnya, Diakon Steve Ramli dari Tim Belarasa mengatakan, untuk misa pertama di Minggu pagi kemarin kuota belarasa habis. Tetapi untuk misa kedua, dia menduga banyak yang belum tahu. “Mungkin masih perlu sosialisasi bahwa ada misa kedua,” ujarnya.

thomas suraya--

Pak Thomas Suraya: luar biasa ada tambahan misa.

Sementara itu Pak Thomas Suraya, Ketua PDKK St Bernadet, menyambut baik adanya misa kedua Minggu sore. “Tapi kalau melihat kursi di belakang tadi masih banyak kosong, sayang sekali. Respons umat kayaknya belum ya,” katanya.

Walaupun demikian warga Wilayah Loyola itu menilai luar biasa adanya tambahan misa itu. “Ini merupakan kesempatan yang baik untuk yang rindu hadir bisa segera mendaftar lewat web belarasa, ya,” imbuhnya.

petugas koor--_2

Petugas musik pada misa kedua, Minggu (16/5).

Pak Thomas berharap boleh disosialisasikan oleh lingkungan atau teman-teman lain bahwa sekarang ada misa kedua dan mungkin baik juga kalau disesuaikan dengan jadwal wilayah.

Maria Chandra--

Ibu Maria Chandra: kalau bisa tiga kali...

Pak Hari Kristanto dari Loyola 1 yang mengaku “ditodong” oleh Pak Kindro, Korbid Peribadatan, untuk tugas tata laksana, juga mengatakan, “Lantai atas penuh. Kosong sekitar dua baris kursi di lantai bawah.”

hand sanitizer--

Tangan disemprot hand sanitizer sebelum komuni.

Walaupun demikian, Ibu Maria Chandra yang juga dari Wilayah Loyola memastikan bahwa umat antusias menunggu adanya misa kedua ini. “Kalau bisa tiga kali, dari jam 06.00 pagi he-he-he,” katanya berharap. Dia sempat mendengar umat di wilayahnya sudah rindu untuk bernyanyi bersama di gereja.

parkir motor--_1

Parkir di masa pandemi: rapi.

Peliput & Fotografer: Rafaela Chandra

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna