Wilayah Yohanes Adakan Acara COVID-19 ("Cangkrukan On Video jam 19")

2 Juni 2020
  • Bagikan ke:
Wilayah Yohanes Adakan Acara COVID-19 (

Flyer Covid-19 (Cangkrukan On Video jam 19) Wilayah Yohanes.


Sejak pertengahan Maret lalu, semua orang di semua wilayah di negara ini mendadak dihebohkan dengan status pandemi virus corona yang lalu dikenal dengan covid-19 (coronavirus disease 2019).

Semua protokol yang dikeluarkan pemerintah wajib ditaati oleh semua orang demi menahan laju penyebaran virus ini: jaga jarak, rajin cuci tangan, makanan sehat, berjemur, termasuk bekerja, belajar dan beribadat di rumah. Maka dimulailah masa-masa di mana segala kebiasaan hidup rutin kita sehari-hari harus berubah, menyesuaikan diri, beradaptasi.


yohanes2-

Cangkrukan On Video jam 19 dalam format Ibadat Sabda.

Umat Wilayah Yohanes dengan penuh kesadaran dan secara mandiri mentaati aturan pemerintah demi kesehatan. Beberapa umat juga melakukan berbagai aktivitas untuk membantu aparat di area masing-masing sebagai satgas penanggulangan covid-19, sesuai anjuran pemerintah lewat BNPB.

Sebagai umat katolik yang harus beribadat di rumah, setiap hari Minggu pagi jam 08.30 umat Yohanes mengikuti misa secara live streaming yang diselenggarakan oleh Paroki Ciledug dengan tertib dan disiplin karena umat sedang dilarang hadir di gereja.

Waktu berjalan dengan cepat, tidak terasa memasuk bulan Mei, bulan devosi kepada Bunda Maria dengan melakukan rosario setiap hari. Rosario Laudato Si’ menjadi acara ritual yang paling dinantikan oleh seluruh umat Yohanes setiap malam.


yohanes3-

Persiapan untuk melakukan Cangkrukan On Video jam 19.

Rasa sepi disertai dengan kerinduan umat yang biasanya rutin bersekutu dan berkumpul dalam bebagai kegiatan lingkungan dan wilayah segera merebak. Menyeruak di benak seluruh umat. Biasanya, paling tidak seminggu sekali, umat Yohanes berkumpul melakukan kegiatan bersama dengan latihan paduan suara. Kerinduan itu dirasakan juga oleh para pengurus wilayah Yohanes. Lalu atas gagasan dari salah satu umat Yohanes, Totot Herwinoto, dirancanglah sebuah acara kumpul online dengan aplikasi Zoom oleh pengurus wilayah.

Acara dinamai COVID-19, singkatan dari Cangkrukan On Video jam 19, dengan format acara ibadat sabda sebagai ibadat penutupan bulan rosario karena acara dilaksanakan pada hari Minggu 31 Mei 2020 jam 19.00, sebelum Rosario Laudato Si'. Walaupun acara ini bukan menjadi inisiatif perdana yang dilakukan di Paroki Ciledug, tetapi menjadi acara perdana bagi umat di wilayah Yohanes.


Yohanes 4-

Acara kumpul online dengan aplikasi Zoom.

Korwil Yohanes, Indro Asmoro, bertindak sebagai host, dengan pembawa Firman Djonie Wardoyo dan dirigen merangkap organis oleh Cons Sai. Acara diikutI oleh 20 akun Zoom yang juga diikuti oleh anggota keluarganya masing-masing. Disadari oleh pengurus wilayah bahwa memang tidak semua umat dapat mengikuti acara itu karena bebagai faktor, salah satunya kuota data internet. Ya, kebutuhan kuota internet pada masa “serba di rumah” ini memang amat besar dan tidak semua umat mempunyai fasilitas wifi di rumah.


yohanes5-

Sebanyak 20 akun Zoom dan anggota keluarganya ikuti acara.

Puji Tuhan acara berjalan dengan lancar dan rupanya mendatangkan kegembiraan besar pada umat yang “mendadak norak” karena berjumpa via layar telepon genggam atau laptop. Beberapa umat mengusulkan agar diadakan secara berkala jika memang masih ada larangan untuk berkumpul. Ada beberapa umat yang saling sapa dengan riang karena melihat bapak-bapaknya kebanyakan berubah gondrong, dan ada juga umat yang hanya senyam-senyum di depan kamera telepon genggamnya saking kagumnya terhadap teknologi terkini. Rupanya pandemi ini membawa hikmah yang beraneka ragam bagi umat manusia. Luar biasa!

Ya, kita pengurus wilayah berusaha untuk menjadi fasiltator kegiatan umat agar tetap besemangat menjalani hidup walau kondisinya serba terbatas seperti ini. Memang tidak semua umat bisa ikut, tidak apa-apa, ini bukan acara yang diwajibkan bagi semua umat. Nanti akan kita lakukan lagi jika memang ada kerinduan umat untuk saling menyapa lewat sarana ini. Semoga Tuhan melindungi kita dan pandemi ini segera berlalu dari dunia.


yohanes6-

Mengenal teknologi terkini adalah salah satu hikmah Covid-19.

Cerita di balik soal lancarnya acara ini sebenarnya tidak lepas dari sesi latihan online yang sudah dilakukan beberapa malam sebelumnya oleh para pengurus wilayah. Dengan gaya dan wawasannya masing-masing, para pengurus mencoba online di Zoom, lalu mencoba menu-menu aplikasi dan nunal-nunul sebisanya demi lancarnya acara yang akan dibuat. Di situlah lalu semua pengurus menemukan bukti bahwa the power of kepepet itu nyata! Tetap semangat! (eshadem)

Teks & Foto: Indro Asmoro


Catatan Redaksi: Cangkrukan atau jagongan adalah kosa kata dalam budaya Jawa yang secara harfiah berarti “duduk bersama”. Bersifat informal, cangkrukan berfungsi sebagai perangkat lunak kultural untuk merekatkan  persaudaraan, memelihara dan melestarikan nilai-nilai kebersamaan (dari berbagai sumber).

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna