Melayani Mereka yang Biasanya Terlewat dari Perhatian

30 Desember 2019
  • Bagikan ke:
Melayani Mereka yang Biasanya Terlewat dari Perhatian
RM Ampera, saksi bisu kasih Natal bagi yang sering terabaikan.

Pemungut barang bekas alias pemulung. Mereka sering lewat di depan rumah kita, tapi sering kurang kita sadari kehadirannya, bahkan diam-diam kita memandangnya dengan mata curiga.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.08.19-ok_1

Bu Endang, MC, di belakang para pahlawan lingkungan hidup.

Kita hanya mau berurusan dengan mereka ketika kita mau menjual barang-barang bekas. Itu pun masih juga tawar-menawar sekalipun untuk barang-barang yang sebenarnya sudah layak buang...

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.07.53-ok

Natal adalah berbagi kebahagiaan dengan sesama. 

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.07.57-ok

Mereka yang sesungguhnya layak mendapat pelayanan.

Pemulung berurusan dengan proses daur ulang, sesuatu yang penting untuk sehatnya lingkungan hidup kita, Bumi kita. “Para pahlawan lingkungan hidup,” istilah Bu Endang Widiyanti. Mereka adalah sahabat-sahabat kita.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.07.59-ok

Manusia diciptakan dalam gambar dan rupa-Nya. (Romo Andang)

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.29.26-ok

 Makan siang, berbagi cerita, adalah sebentuk perhatian.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.08.13(1)-ok

Jadilah sahabat bagi semua orang lewat pelayanan.

Dalam siaran pers KAJ-Sant’Egidio, mengajak makan siang para pemungut barang bekas, kaum papa, pada hari Natal, 25 Desember 2019, adalah sekedar bertegur sapa dan bertukar cerita sambil menikmati makan siang dengan mereka yang sesungguhnya perlu dilayani karena biasanya terlewat dari perhatian kita sehari-hari.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.08.12-ok

Mungkin sehari-hari mereka terlewat dari perhatian kita.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.28.35-ok

Atribut apapun bukan ukuran martabat manusia. (Romo Andang)

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.08.20(2)-ok

Ia berhak menerimanya.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.27.24-ok

Terima kasih sudah datang, bapak dan ibu.

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.08.21-ok

Terima kasih, para pahlawan lingkungan. 

WhatsApp Image 2019-12-25 at 23.11.43

Dari Natal kita diingatkan, kata Romo Andang, bahwa esensi kemanusiaan bukan pada atribut-atributnya, seperti keturunan, kekayaan, warna kulit, bahkan juga agama. “Semua manusia diciptakan Allah dalam gambar dan rupa-Nya. Itulah dasar martabat manusia," katanya seperti dikutip siaran pers di atas.

Teks: ps/ Foto-foto: Rafaela Chandra, Bambang Gunadi

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna