Ada Burung-burung Merpati dan Ketupat dalam Dekorasi Altar Wilayah Theresia

11 Juni 2019
  • Bagikan ke:
Ada Burung-burung Merpati dan Ketupat dalam Dekorasi Altar Wilayah Theresia
Air yang keluar dari dua tempayan melambangkan Roh Kudus.

Hari Raya Pentakosta tahun ini masih berada dalam suasana Hari Raya Idul Fitri. Lambang-lambang kedua hari raya itu hadir dalam dekorasi altar yang dibuat oleh Wilayah Theresia sebagai peserta ke-5 lomba dekorasi altar Gereja Santa Bernadet.

The2-ok

Burung-burung merpati dari kertas yang melambangkan Roh Kudus.

Pada Misa Hari Raya Pentakosta di Gereja Bernadet sejak Sabtu sampai Minggu, 8-9 Juni, umat tidak hanya bisa menyaksikan ada burung-burung merpati dari kertas warna putih di bagian belakang panti imam sebagai lambang Roh Kudus, tetapi juga ketupat-ketupat yang menghadirkan nuansa suasana Idul Fitri di bagian depan kanan-kiri altar.

The8-ok

Ketupat menghadirkan nuansa suasana Idul Fitri.

Menurut Katekismus Gereja Katolik (KGK) 694-701 ada beberapa lambang Roh Kudus, antara lain burung merpati. Burung merpati adalah lambang Roh Kudus yang mengingatkan kita pada pembabtisan Yesus oleh Yohanes Pembabtis di Sungai Yordan. (Mat 3:16)

The4-ok

Dekorasi seputar patung Tuhan Yesus.

Lambang lain dari Roh Kudus adalah air. Dalam upacara pembaptisan, air adalah lambang tindakan Roh Kudus, tanda sakramental yang membuat kelahiran kembali menjadi nyata. Pada dekorasi altar Wilayah Theresia kali ini umat bisa menyaksikan air yang tumpah dari dua tempayan di depan altar.

The1-ok

Dekorasi seputar patung Bunda Maria.

Sekurang-kurangnya burung merpati dan air sebagai lambang Roh Kudus itulah yang tampil menonjol pada dekorasi Hari Raya Pantekosta Wilayah Theresia tersebut. Sebenarnya masih ada lambang-lambang Roh Kudus lainnya seperti api, sinar, dan lain-lain.

The5-ok

Rerimbun tanaman hijau seputar Gua  Maria.

Theresia.... Yesss...!

Apapun hasilnya, yang jelas dalam membuat dekorasi altar tersebut Wilayah Theresia memperlihatkan kekompakan dan semangat luar biasa. Sabtu pagi, 8 Juni,  jam 07.30, mereka sudah nyicil usung-usung.

The7-ok

Pot-pot tanaman hias bisa dibawa pulang lagi.

Mengenakan seragam merah-merah, bukan hanya orang tua tetapi juga kaum muda, anak-anak, bahkan yang sudah masuk usia lansia ikut berperan serta, termasuk korwil dan para ketua lingkungan.

The9-ok

Ada ketupat di antara tanaman hias.

Duduk bersama di depan altar, dengan aba-aba mereka mengucapkan yel-yel, “Bernadet… Yeeee…! Theresia… Yessss!” Disusul tepuk tangan dan kepalan tangan.

yel-yel-ok

Bernadet... Yeee... Theresia.... Yesss!

Teks: ps, Maria MS, berbagai sumber/ Foto-foto: Maria MS

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna