Mantila dan Peci Mewarnai Jalannya Novena Pembangunan Gereja yang Dipandu Wilayah Thomas

9 Mei 2022
  • Bagikan ke:
Mantila dan Peci Mewarnai Jalannya Novena Pembangunan Gereja yang Dipandu Wilayah Thomas

Mantila dan peci juga menjadi simbol solidaritas bagi umat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri.


“Selamat Hari Lebaran, minal aidin wal faizin (Arab: semoga kita menjadi bagian orang-orang yang kembali kepada hal-hal yang baik).” Kumandangnya kini tidak hanya berlaku bagi saudara-saudara kita yang muslim, namun juga umat lain, termasuk bagi sebagian umat Santa Bernadet yang memanfaatkan libur panjang Lebaran setelah tertahan karena pandemi.

hadirin 4 (3) Romo Matius pecinan

Tak ketinggalan, Romo Matius Pawai, CICM, mengenakan peci.


Kebetulan di masa-masa liburan Lebaran, Wilayah Thomas mengemban tugas memandu ibadat novena Mohon Kelancaran Pembangunan Gedung Gereja, 28 April-6 Mei 2022, meski tak berharap penuh atas kehadiran umat yang sedang berliburan di kampung halaman.

berkaaat rm matius PAKAI

Romo Matius memberikan berkat di akhir ibadat novena.


Namun selama menjalankan tugas memandu ibadat novena tersebut, Wilayah Thomas malahan melewati momen-momen penting: hari pertama Bulan Maria, 1 Mei, yang diisi dengan mendaraskan doa Rosario usai ibadat novena. Di paroki kita doa rosario secara online diselenggarakan oleh Legio Maria.

OMK2 (2)--pakai

Orang Muda Katolik (OMK) selalu dilibatkan dalam tugas-tugas selama penyelenggaran ibadat novena.


Ibu-ibu yang mengikuti novena Pembangunan Gereja tersebut berinisiatif mengenakan mantila ketika pembukaan bulan Maria tersebut, dengan harapan agar lebih khidmat dan terbiasa.

hadirin 5 (3)-PAKAI

Umat dari berbagai wilayah yang setia mengikuti novena Pembangunan Gereja.


Sementara itu di momen Hari Raya Lebaran, Koordinator Wilayah Thomas mengajak umat yang hadir mengenakan kerudung bagi ibu-ibu dan bagi bapak-bapak mengenakan peci sebagai tanda solidaritas bagi saudara-saudara yang sedang merayakan Lebaran.

hadirin 1 (3) pakai

Penyelenggaraan ibadat novena di hari-hari biasa.


Momen mengenakan mantila dan peci tersebut memancing obrolan penuh canda menjelang dilaksanakan doa novena. Suasana menjadi cair, apalagi beberapa orang gemar bikin pantun yang memancing tawa. Patut disyukuri tingkat kehadiran umat selama 9 hari berkisar 50 sampai 60. Menambah rasa syukur dan sukacita juga kehadiran gembala kita Romo Lammarudut Sihombing, CICM, dan Romo Matius Pawai, CICM, apalagi keduanya menyempatkan hadir bersama di hari terakhir.

Romo Lamm PAKAI

Romo Lammarudut Sihombing, CICM, hadir dan memberikan berkat di akhir ibadat novena.


Petugas ibadat secara bergiliran diberikan kepada 4  lingkungan dan satu kali dipandu oleh OMK Wilayah, meskipun dalam pelaksanaannya selama 9 hari kaum muda senantiasa terlibat dalam pengoperasian gawai yang digunakan.

hadirin 1 (3)-pake

Seperti dalam novena-novena wilayah lain, selalu ada suasana cair, entah sebelum atau sesudah ibadat novena.


Di akhir tugas atau hari ke-9, Pastor Kepala Paroki Ciledug Romo Lammarudut Sihombing,  CICM, hadir dan menyaksikan serah terima tongkat estafet dari Koordinator Wilayah Thomas Bp Amadeus Budi Mandiro kepada Koordinator Wilayah Yohanes Bp Ignatius Budhi Prabowo.

serah terima PAKAI

Serah terima tongkat estafet dari Korwil Thomas Bp Amadeus Budi Mandiro (kanan) kepada Korwil Yohanes Bp Ignatius Budhi Prabowo.


Semoga berkat doa-doa permohonan umat St Bernadet, pembangunan gerejapun berjalan lancar, dan semua yang terlibat di dalamnya dikaruniai rahmat kesehatan. Amin

Teks: Tim Wil. St. Thomas/ Foto-foto: Screenshot

Tags
NOVENA

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna